Jengah Lihat Polusi Udara, Dedi Ciptakan Mobil Tenaga Surya

picsart 22 06 09 12 45 24 272
I Putu Dedi Wihartama Griadhi, dengan kendaraan alternatif bertenaga surya.

Singaraja, DENPOST.id

Perasaan jengah melihat polusi udara akibat kendaraan bermotor, membuat I Putu Dedi Wihartama Griadhi ingin menciptakan kendaraan alternatif yang ramah lingkungan. Terpikir olehnya untuk memanfaatkan energi terbarukan yang selain lebih ramah lingkungan, juga lebih hemat biaya.

Gagasan itulah yang mendorong pria asal Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak itu untuk membuat mobil listrik bertenaga surya. Mulailah Dedi merancang prototype mobil tersebut, mulai dari kerangka besi, roda belakang, roda depan, pengendali dan penggerak berupa dynamo yang ditenagai baterai dan panel surya. Modalnya, Dedi merogoh kocek sebesar Rp30 juta untuk mekanisme penggeraknya dan Rp5 jutaan untuk bahan-bahan lainnya.

“Saya pakai dari bahan-bahan sederhana untuk prototype atau percobaan pertama, biar ndak banyak biaya yang keluar dan terwujud saja cita-cita saya menggunakan tenaga matahari,” ujar Dedi, Kamis (9/6/2022).

Fitur-fitur mobil tenaga surya, Dedi rancang sebagaimana mobil konvensional, yakni lampu sen, lampu depan, lampu belakang dan audio device. Namun, Dedi menambahkan fitur tambahan berupa jack listrik agar bisa memanfaatkan energi dari panel surya.

Baca juga :  Pasar Rakyat Gianyar Mulai Beroperasi

“Kita sediakan jack atau external cable dan inverter untuk merubah tegangan, kalau misalnya siangnya tidak habis digunakan energinya bisa untuk keperluan listrik di rumah,” ungkapnya.

Untuk menyimpan energi yang dihasilkan panel surya, Dedi menggunakan baterai VRLA, jenis baterai deep cycle dengan daya 20 ampere 60 volt yang bisa recharge berkali-kali. Umur penggunaan baterai tersebut jika digunakan dan dirawat dengan baik bisa lebih dari 5 tahun.

Mobil bertenaga surya itu, kata Dedi dapat menjadi kendaraan alternatif yang lebih hemat, ramah lingkungan, namun cukup tangguh untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Selain dapat digunakan seharian penuh selama ada sinar matahari, mobilnya itu juga dapat digunakan beberapa lama saat malam hari.

“Sambil jalan kan bisa ngisi dia, selama ada penyinaran ke mobil ini, terus saja bisa jalan dengan kecepatan 40 km per jam. Sedangkan tanpa sinar matahari mampu berjalan sejauh 15 km bolak-balik,” jelasnya.

Baca juga :  Bangunan Semi Permanen Roboh Timpa Warga

Selain itu, Dedi mengklaim mobil tersebut juga cukup tangguh untuk melakukan pekerjaan sehari-hari bagi masyarakat, kapasitas muatannya sekitar 500 sampai 750 kilogram.

“Jadi kalau untuk keperluan mengangkut sampah di desa-desa itu sudah lumayan cukup,” imbuh Dedi.

Rencananya, setelah mobil ini melewati masa uji coba dan dikomersialisasikan ke masyarakat, Dedi akan menyediakan spare part yang diperlukan sebagai bentuk layanan purna jual kepada para pembelinya.

Bukan teknisi listrik, bukan juga insinyur mobil. Pria bergelar Sarjana Ekonomi itu, semata-mata mempelajari ilmunya secara otodidak sebagai hobi. Banyak ilmu yang dipelajari, seperti belajar micro controller, membuat CNC, serta memprogram IC, seperti Atmega dan Arduino.

Tidak hanya memanfaatkan panel surya untuk mobil, namun Dedi juga menerapkan panel surya untuk memenuhi kebutuhan listrik di rumahnya. Dayanya cukup untuk menghidupkan 2 unit AC, lampu-lampu penerangan, pompa air, mesin cuci dan kulkas. Dedi memakai 2 unit baterai Lifepo4 untuk menyimpan tenaga listrik dirumahnya. Per unit harganya bisa mencapai Rp20 juta.

Baca juga :  Buronan Andrew Ayer Akhirnya Dideportasi

“Semua sudah bisa tercover menggunakan tenaga panel surya ini, jadi tanpa listrik PLN sudah bisa 24 jam kita pakai dengan panel surya,” jelas Dedi.

Motivasi terbesar Dedi untuk memanfaat tenaga surya adalah karena di Bali, Indonesia sebagai negara tropis, persediaan sinar matahari sangat melimpah, sehingga sangat sia-sia jika tidak dimanfaatkan dengan baik.

Untuk itu, dirinya tidak bosan membuat terobosan energi terbarukan sebagai solusi pemanfaatan energi yang lebih murah dan ramah lingkungan. Selain itu, dirinya juga memiliki semangat berbagi keilmuan dan pengalaman secara gratis melalui kanal youtubenya DEDDYADV CREATIVE. (118)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini