Lama Vakum, Pasar Rakyat Desa Adat Pergung Kembali Dibuka

picsart 22 06 09 14 02 09 099
BUKA KEMBALI - Setelah lama vakum, Pasar Rakyat atau Pasar Adat Desa Pergung, akhirnya diberikan izin untuk dibuka kembali.

Negara, DENPOST.id

Setelah lama vakum, Pasar  Desa Adat Pergung yang merupakan pasar musiman sebagai tradisi menyambut  hari raya Galungan dan Kuningan kembali dibuka. Pasar yang digelar di Lapangan Umum Widya Mandala, Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo ini, dibuka Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, didampingi Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna, Selasa (7/6/2022) malam.

Sebelumnya, dua tahun berturut-turut pasar ini tidak digelar dikarenakan pandemi Covid-19 .
Pelaksanaan pasar adat di Pergung yang kerap dinamakan mall Tegal Cangkring/mall TC ini merupakan pasar rakyat.
Pelaksanaan kali ini sedikit berbeda jika dibandingkan sebelumnya karena lebih banyak melibatkan pelaku UMKM.

Baca juga :  Terjerat Kasus Korupsi, Karyawan Bank BUMN Ditahan

Pasar musiman ini menyediakan berbagai kebutuhan mulai dari makanan, pakaian, perabotan hingga wahana permainan. Ini menjadi salah satu tempat primadona yang dikunjungi masyarakat Jembrana, untuk merayakan hari raya Galungan dan Kuningan.

Bupati Tamba menyampaikan kegiatan pasar adat kali ini bertujuan untuk lebih menumbuhkan UMKM di Kabupaten Jembrana. “Ini bagian daripada bertumbuhnya UMKM kita, hari ini dibuktikan disekeliling kita banyak sekali UMKM ikut berpartisipasi di sini. Memang kalau kita lihat juga ada pedagang yang sudah terlibat bertahun-tahun di sini,” ujar Bupati Tamba.

Baca juga :  Rutan Negara Deklarasikan Zero Halinar

Lebih lanjut kata Bupati Tamba, momen ini sangat dinantikan, baik para pedagang maupun masyarakat, setelah diberlakukannya berbagai pembatasan yang dilaksanakan selama masa pandemi.
“Jadi, kita bersama pak Wakil Bupati sudah berkeliling bertanya langsung bahwa mereka rindu sekali dengan situasi seperti hari ini. Sudah hampir 2 tahun tidak melaksanakan kegiatan ini,” ucapnya.

Menimbang sudah melandainya kasus Covid-19 di Kabupaten Jembrana, bersama wakil bupati dan Forkopimda, Bupati Tamba memutuskan untuk memberikan izin pelaksanaan pasar adat ini.

Baca juga :   Guru Harus Lebih Inovatif

Sementara Putu Rizky Ari Yasa Wibawa, salah seorang pelaku UMKM yang turut berpartisipasi dalam Pasar Adat Pergung, mengungkapkan terimakasihnya kepada Pemkab Jembrana yang telah memberikan ruang kepada UMKM dan berharap kegiatan ini akan terus dilaksanakan. (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini