Pertama Kali Digelar di Luar Eropa, VWD 2022 Tampilkan Vespa Superlangka

picsart 22 06 11 12 49 24 388
MUSEUM VESPA - Puluhan Vespa langka dan mahal dipamerkan dalam acara VWD 2022 di Nusa Dua.

SEBAGIAN kalangan menilai Vespa merupakan motor tua dan kerap mogok. Namun siapa sangka, satu unit vespa klasik di bawah tahun 1950 bernilai lebih dari Rp 1 Miliar.

Vespa langka bernilai fantastis tersebut dipajang di museum vespa di kawasan Bali Collection The Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung. Museum tersebut dibuka selama acara Vespa World Days (VWD) 2022 yang digelar di Bali. Ini kali pertama VWD digelar di luar Erooa. Vespa yang dipamerkan di museum tersebut berjumlah 58 unit mulai dari Vespa keluaran tahun 1949 hingga 2021.

Nilai Vespa yang dipamerkan di Museum Vespa tersebut diperkirakan mencapai belasan miliar rupiah. “Bukan tahun perakitan yang membuat Vespa itu mahal, seperti kendaraan lainnya. Melainkan, original, langka dan sejarah dari Vespa itu sendiri. Semakin tua, maka pasti langka dan harganya bisa lebih dari Rp 1 Miliar,” kata Joni, salah satu kolektor Vespa asal Jawa Tengah, yang hadir di acara VWD 2022.

Baca juga :  Kutsel Galang Bantuan untuk Tenaga Medis

Bahkan ada jenis Vespa yang diproduksi pada 1946 dibandrol hingga US$ 324 ribu atau setara Rp 4,3 milar. Vespa jenis itu saat dibuat hanya berjumlah 60 unit di seluruh dunia. “Vespa model SS 50 yang superlangka juga sangat diburu kolektor. Bahkan ada yang membeli seharga Rp 1 miliar. Inilah keunikan Vespa, yang sebagian orang beranggapan kendaraan yang kerap mogok,” ucapnya sembari tertawa terkekeh-kekeh.

Sementara Koordinator Museum Vespa, Bambang Priambodo, mengungkapkan, keberadaan museum ini untuk memberikan informasi sekaligus sosialisasi kepada vespitis -sebutan bagi pencinta Vespa, terkait sejumlah Vespa yang memiliki kelebihan, khususnya unik dan limited edition. Selama ini, kata dia, mungkin banyak di antara para pencinta Vespa yang melihatnya di jalan, namun tidak bisa lebih rinci.

Baca juga :  Random Sampel PTM, Seorang Siswa di Kutsel Terdeteksi Positif Covid-19

Nah, VWD 2022 ino menjadi kesempatan yang baik bagi para vespitis untuk mengenal lebih dekat. “Jadi museum ini sebenarnya adalah sosialisasi kepada vespitis Indonesia, para penggemar Vespa Indonesia dan juga kolektor. Mungkin banyak yang belum melihat unit-unit ini dan inilah kesempatan mereka untuk melihat
langsung,” jelas Bambang.

Menurut Bambang, selain limited edition, Vespa yang mejeng di museum tersebut juga memiliki keunikan tersendiri. Untuk Vespa yang memiliki keunikan, yakni ada Vespa yang dimodifikasi dengan motif batik. Selain itu ada pula yang
memiliki keunikan berupa pedal tersendiri, sehingga saat terjadi kerusakan, bisa digunakan seperti sepeda motor.

Meski demikian, Bambang tidak merinci jenis dan pemilik Vespa tersebut lantaran permintaan sang pemilik agar menjaga privasi. “Kalau soal Vespa yang kita tampilkan di museum, memang memiliki kriteria tersendiri. Ada pula pemilik Vespa yang meminta untuk dirahasiakan, termasuk yang harganya Rp 1 miliar,” paparnya.

Baca juga :  Penen Padi di Denpasar Melimpah

Tidak sekadar unik dan bernilai jual tinggi, ada juga satu unit Vespa yang memiliki nilai historis. Vespa tersebut dikeluarkan saat hari
jadi ke-450 Kota Jakarta dan keluarlah seri tersebut dan masih dalam kondisi orisinil. Sang pemilik Vespa ingin memberikan informasi kepada vespitis terkait nilai yang ada saat Vespa tersebut dirilis. “Berbicara di Indonesia, Vespa yang langka jumlahnya sangat sedikit. Jadi itu yang kami coba tampilkan. Terutama yang
tahun tua dan ada juga beberapa seperti Cobe Briand. Kalau Cobe Briand itu tipe modern tapi limited yang 50 CC. Ada pula yang memiliki nilai historis, seperti Vespa yang dirilis saat ulang tahun Jakarta,” pungkas Bambang. (yan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini