Bawaslu Bangli Mulai Buka Pendaftaran Pemantau Pemilu 2024

picsart 22 06 12 12 56 43 857
SAKSIKAN PELUNCURAN - Bawaslu Kabupaten Bangli, saat mengikuti dan menyaksikan peluncuran layanan pemantau Pemilu 2024, secara daring, Jumat (10/6/2022).

Bangli, DENPOST.id

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia, Bawaslu Provinsi, serta Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia, melakukan peluncuran layanan pemantau Pemilu 2024. Launching tersebut juga dilakukan Bawaslu Kabupaten Bangli secara daring pada, Jumat (10/6/2022).

Artinya pendaftaran untuk petugas pemantauan pemilu tahun 2024 sudah bisa dilakukan. “Selain untuk menerima pendaftaran pemantau pemilu 2024, meja layanan pemantau pemilu 2024 juga akan menjadi sarana yang melayani pemantau pemilu 2024, dalam melaksanakan tugas pemantauan pemilu, terutama yang berhubungan dengan Bawaslu seperti diatur dalam peraturan perundang-undangan,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Bangli, I Nengah Purna, saat dikonfirmasi, Minggu (12/6/2022).

Baca juga :  Dua Sapi Diduga Positif PMK, BBVet Uji Sampel ke Bangli

Dijelaskan dia, dalam launching tersebut Ketua Bawaslu Republik Indonesia, Rahmat Bagja mengatakan urgensi meja layanan pemantau Pemilu tahun 2024 ini sesuai dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017. Hal ini sangat penting untuk mempermudah komunikasi antara Bawaslu dengan pemantau pemilu yang merupakan mitra kerja strategis Bawaslu.

“Dengan adanya meja layanan, Bawaslu juga bermaksud membuka akses keterlibatan masyarakat seluas-luasnya dalam memantau proses tahapan Pemilu 2024,” sebutnya.

Baca juga :  Rombongan Atlet PON Bali Jalani Karantina

Khusus untuk Bangli, menurut Purna, perlunya kesiapan jajaran Bawaslu untuk mempersiapkan pengawasan tahapan pendaftaran dan verifikasi partai politik (parpol) untuk pemilu serentak 2024.

Di mana, tahapan Pemilu 2024 akan dimulai pada, 14 Juni 2022, sehingga saat ini Bawaslu Kabupaten Bangli pun telah menyiapkan meja layanan pemantau agar bisa membantu para pemantau dalam melakukan pendaftaran dan akreditasi.

“Namun, saat ini peraturan Bawaslu Nomor 4 Tahun 2018 tentang pemantau pemilihan umum masih direvisi oleh Bawaslu RI. Sehingga Bawaslu Kabupaten Bangli masih menunggu mekanisme resmi dari Bawaslu RI terkait pendaftaran pemantau Pemilu,” ungkap pria asal Desa Pengotan itu. (128)

Baca juga :  Limossin dan Gerai Adminduk Diluncurkan di MPP Badung

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini