Pemdes Sawan Canangkan Bendungan Tamblang Jadi Wisata Baru

picsart 22 06 12 20 19 11 574
JADI DTW - Bendungan Tamblang, di Desa Sawan, Kecamatan Sawan, yang dicanangkan sebagai DTW.

Singaraja, DENPOST.id

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng, kali ini membahas wisata buatan yang sedang dikembangkan tepatnya di Desa Sawan, yakni Bendungan Tamblang yang pengerjaannya dimulai dari Tahun 2018.

Perbekel Sawan, Nyoman Wira menjelaskan pembangunan bendungan ini ada kaitannya dengan visi desa “Menuju Sawan Era Baru”. “Ini merupakan titik awal kebangkitan desa ini agar lebih maju nantinya, serta dengan adanya bendungan ini masyarakat kami dapat memperoleh mata pencaharian baru sekaligus kedepannya dapat menambah Pendapatan Asli Desa (PAD), di samping fungsi utama bendungan ini sebagai pengairan untuk sektor pertanian yang ada di wilayah sekitar bendungan dan di bawah bendungan,” ungkapnya, Minggu (12/6/2022).

Baca juga :  Nasabah LPD Desa Adat Ngis Mulai Dimintai Keterangan

Mengenai awal mula kenapa Bendungan Tamblang ini berlokasi di Desa Sawan itu, Wira menjelaskan pada awalnya melalui kerja sama dengan pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida, melalukan beberapa kajian studi mulai dengan pertimbangan beberapa indikator meliputi pengukuran kekuatan tanahnya, tekstur tanahnya dan bebatuannya.

“Dari proses tersebut, desa yang menjadi tempat penelitian sebelumnya, seperti Tamblang, Bontihing, dan Bebetin tidak memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan karena berbagai pertimbangan, seperti aspek lingkungan mengenai dampak yang akan ditimbulkan. Berdasarkan hasil yang diperoleh melalui proses yang panjang, desa yang memenuhi syarat hanya dua desa saja, yaitu Desa Bila dan Desa Sawan, dengan persentase lahan yang digunakan 30 % desa lahan pertanian dan tebing di Desa Bila, 70 % lahan pertanian, dan tebing di Desa Sawan,” jelasnya.

Baca juga :  Pimpinan dan Anggota DPRD Buleleng Jalani Vaksinasi

Atas hal itu, Desa Sawan mempersiapkan segala aspek pendukung dengan mengadakan kerja sama pengelolaan dengan pihak BWS yang nantinya daerah tersebut, sebagai pengembangan wisata desa. Mulai dari pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kemampuan SDM melalui pelatihan.

“Sejak Tahun 2021, sudah dirancang penyiapan desa yang berkaitan dengan pembangunan Bendungan Tamblang. Dari segi pembangunan fisik penyiapan desa itu, dengan melengkapi sarana prasarana, perbaikan jaringan drainase yang secara langsung bersentuhan dengan Bendungan Tamblang,” ucapnya

Baca juga :  Pastikan Keamanan Pilkel, Aparat Laksanakan Apel Gelar Pasukan

Selain itu, pada aspek pembangunan non fisik seandainya nanti bendungan ini sudah diresmikan menjadi tempat tujuan wisata. Dia sudah mempersiapkan dalam hal SDM melalui pelatihan komunikasi bahasa asing, pelatihan memberikan service/pelayanan kepada pengunjung, serta mengajak potensi lain yang dimiliki desa ini seperti kerajinan pande besi dan pande gong yang akan diberdayakan pada tempat wisata ini agar mendapatkan timbal balik dengan adanya bendungan ini.

“Perajin ini nantinya menyediakan souvenir dan produk inovatif lainnya yang akan difasilitasi berupa stand di objek wisata bendungan,” tegasnya. (118)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini