Bobol Kos-kosan, Residivis Ditembak

picsart 22 06 13 15 17 20 315
DITEMBAK - Usman Ali (42) ditembak polisi karena berupaya kabur saat ditangkap.

Padangsambian, DENPOST.id

Mencoba kabur saat ditangkap, pembobol kamar kos-kosan, Usman Ali (42) akhirnya ditembak polisi. Residivis asal Sumbawa Barat ini diburu aparat usai mencuri di sejumlah tempat kos dengan modus congkel pintu dan jendela. Ali kemudian ditangkap di wilayah Suwung Batan Kendal, Denpasar Selatan, Sabtu (11/6/2022) siang.

Kapolsek Denpasar Barat, Kompol I Made Hendra Agustina, mengatakan, terungkapnya kasus tersebut berawal dari laporan salah satu korban yakni Yonas Hanas (42) yang tinggal di salah satu kamar kos di Jalan Gunung Batur Gang Tebu, Pemecutan, Denpasar Barat. “Korban mengaku kosannya didatangi pencuri pada Kamis 19 Mei 2022 sekitar pukul 09.00,” bebernya, Senin (13/6/2022).

Baca juga :  Dua Residivis yang Bebas Karena Corona, Kembali Dibekuk  

Awalnya korban dan istrinya sedang bekerja. Sementara anaknya ke sekolah dan kamar kosnya kosong. Kemudian sekira pukul 13.30, istri korban pulang ke kos dan mendapati jendela kamar kos terbuka dan grendel kuncinya rusak. “Setelah dicek ke dalam kamar, kondisi ruangan sudah acak-acakan. Dua HP korban hilang,” imbuh Hendra.

Korban lantas melapor ke Polsek Denpasar Barat. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mendapatkan HP korban yang hilang. “Ternyata HP itu telah dijual oleh tersangka ke seseorang bernama Amin. Kemudian Amin diinterogasi dan dia mengaku mendapatkan HP dari tersangka Ali,” kata Hendra.

Baca juga :  Bocah Tujuh Tahun Diduga Dicabuli Tetangga

Kemudian tersangka Ali ditangkap di kosnya di Suwung Batan Kendal, Sabtu (11/6/2022) siang. Saat digerebek, tersangka berupaya melarikan diri. “Anggota kami melakukan tindakan tegas dan menembak kaki kiri tersangka,” ucap Hendra.

Tersangka yang diinterogasi, tersangka mengaku melakukan aksinya bersama temannya berinisial He yang masih buron. “Tersangka dua kali pernah masuk penjara dalam kasus pencurian motor dan bobol kamar kos. Masih kami lakukan pengembangan. Namun dugaan kami tersangka telah melakukan aksinya di sejumlah lokasi,” tandasnya. (124)

Baca juga :  Buktikan Bukan Ormas Meresahkan, Laskar Bali Shanti WS Lakukan Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini