Penanganan Abrasi di Gilimanuk Terkendala Ombak Tinggi

picsart 22 06 14 17 57 38 700
TANGANI ABRASI - Proyek penanganan abrasi pantai di Jembrana, kini sudah mulai dilaksanakan.

Negara, DENPOST.id

Proyek penanganan abrasi pantai di Jembrana, kini sudah mulai dilaksanakan. Tahun ini, tiga kawasan pesisir pantai yang tergerus abrasi di Jembrana, mulai ada penanganan.

Salah satu proyek revetment pantai yang mulai dikerjakan, yakni proyek di pesisir Pantai Gilimanuk. Sejumlah alat berat sudah mulai beroperasi di Pantai Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, sejak beberapa hari lalu. Namun, untuk pengerjaan proyek di Pantai Gilimanuk terpaksa berhenti selama dua hari lantaran ombak yang tinggi dan menunggu kiriman material.

Baca juga :  Arus Mudik Meningkat, Kantong Parkir Mulai Digunakan

Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Toni Wirahadikusuma, Selasa (14/6/2022), mengatakan pengerjaan perbaikan senderan pantai itu sudah mulai dilakukan sejak beberapa hari lalu. “Pengerjaan sudah dimulai. Sosialisasi dengan mengundang warga pesisir sudah dilaksanakan,” jelasnya.

Toni menyebutkan perbaikan senderan pantai itu dilakukan sepanjang 1 kilometer. Pengerjaannya sudah dimulai sejak, Sabtu (11/6/2022). Belum ada rumah warga yang harus dibongkar karena proyek ini. Namun hanya ada beberapa bangunan, seperti kandang babi milik warga terpaksa dibongkar.

Baca juga :  Sepeda Motor dan Sepeda Gayung Terbakar

“Sejumlah bangunan, seperti kandang babi di Lingkungan Jineng Agung, terpaksa dibongkar karena kena proyek. Itu sebelumnya sudah kita sampaikan dan sesuai kesepakatan dengan warga. Kalau rumah belum ada yang kena,” jelasnya.

Toni mengatakan pengerjaan proyek melibatkan tiga alat berat jenis escavator. Proyek ini akan dikerjaan dari bagian utara atau di ujung kabel laut hingga ke arah selatan.

Sementara Kepala Dinas PUPRPKP Jembrana, I Wayan Sudiarta mengatakan untuk di Jembrana, ada tiga lokasi yang mendapat perbaikan senderan pantai, di antaranya Pantai Gilimanuk, Pantai Candikusuma, dan Pantai Delod Berawah.
Menurut dia, semua sudah berjalan. “Untuk pengerjaannya dilakukan bertahap. Sekarang yang pengerjaannya dilakukan di Pantai Gilimanuk,” ungkapnya.

Baca juga :  Tangani Abrasi Pebuahan Perlu Koordinasi Intens

Dikatakan dia, untuk total nilai atau anggaran yang digelontor dalam perbaikan sebesar Rp38 miliar yang bersumber dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida. Sedangkan target perbaikan sampai tahun depan. (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini