Gubernur Koster: Rayakan Tumpek Kuningan dengan Atma Kerthi

koster111
Wayan Koster

Denpasar, DenPost.id

Setelah mengeluarkan instruksi mengenai perayaan rahina Tumpek Uye, Tumpek Wayang, dan Tumpek Landep, Gubernur Bali Wayan Koster mengeluarkan Surat Instruksi bernomor 07 Tahun 2022 tentang perayaan rahina Tumpek Kuningan dengan upacara Atma Kerthi sebagai pelaksanaan tata-titi kehidupan masyarakat Bali berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi dalam Bali Era Baru.

Instruksi yang ditandatangani Gubernur Koster pada 3 Juni 2021 itu ditujukan ke para pimpinan lembaga vertikal, walikota/bupati, Bandesa Agung Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali, Bandesa Madya MDA Kota/Kabupaten, Bandesa Alitan MDA Kecamatan, pimpinan lembaga pendidikan, bandesa adat atau sebutan lain, perbekel dan lurah, pimpinan organisasi kemasyarakatan dan swasta, dan seluruh masyarakat Bali.

Baca juga :  Geng Motor Lempari Mobil di Padanggalak, Satu Keluarga Nyaris Celaka

Gubernur Koster minta agar masyarakat merayajkan rahina Tumpek Kuningan dengan upacara Atma Kerthi sebagai pelaksanaan tata-titi kehidupan masyarakat Bali berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi dalam Bali Era Baru. Gubernur juga mendorong semua pihak agar bersinergi secara goyong royong merayakan rahina Tumpek Kuningan secara niskala dan sekala berdasarkan nilai-nilai adiluhung Atma Kerthi sesuai tata-titi kehidupan masyarakat Bali. Karenanya, instruksi ini harus dilaksanakan dengan tertib, disiplin, dan penuh rasa tanggungjawab, sebagai pelaksanaan visi pembangunan daerah “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru.

Dasar pertimbangan dikeluarkannya Instruksi Gubernur Bali Nomor 07 Tahun 2021 ini, karena nilai-nilai adiluhung Sad Kerthi perlu dipahami, dihayati, diterapkan, dan dilaksanakan secara menyeluruh, konsisten, berkelanjutan dengan tertib, disiplin, dan penuh rasa tanggung jawab oleh seluruh masyarakat Bali sesuai upaya mewujudkan visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru. Selain itu, rahina Tumpek Kuningan sebagai rangkaian dari hari raya Galungan, secara niskala berlangsung sesuai dresta masing-masing, namun dalam kegiatan sekala memerlukan penegasan sesuai tata-titi kehidupan masyarakat Bali yang menyatu dan menjaga keseimbangan serta keharmonisan antara alam, krama, dan kebudayaan Bali.

Baca juga :  Dinas Perkim Tunda Bangun Taman Susastra Senilai Rp3,9 Miliar

Instruksi Gubernur Bali Nomor 07 Tahun 2022 ini juga sebagai implementasi Perda Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2019 tentang desa adat di Bali, Perda Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2020 tentang penguatan dan pemajuan kebudayaan Bali, serta Pergub Bali Nomor 25 Tahun 2020 tentang fasilitasi pelindungan pura, pratima, dan simbol keagamaan, serta memperhatikan SE Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2022 tentang tata-titi kehidupan masyarakat Bali berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi dalam Bali Era Baru. (kmb)

Baca juga :  Sambil Bagi-bagi Takjil, Dit. Lantas Polda Bali Imbau Warga Tak Mudik 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini