Peken Ijogading Sepi Pengunjung

picsart 22 06 15 18 34 53 040
SEPI - Peken Ijogading yang dibangun sejak 2012, hingga kini masih sepi.

Negara, DENPOST.id

Sejak dibangun tahun 2012, Peken (Pasar) Ijogading sepi pengunjung dan hingga saat ini masih belum digunakan secara optimal. Dari puluhan kios dan los yang ada, hanya sebagian kecil yang digunakan, yakni di lantai bawah.

Pascadiresmikan, hanya lantai satu saja yang ada pedagangnya. Itupun tidak penuh, hanya beberapa pedagang. Sedangkan lantai dua sempat diisi beberapa pedagang buah. Namun, hanya bertahan beberapa hari dan akhirnya tutup karena sepi pembeli.

Demikian halnya di lantai tiga. Sempat digunakan untuk usaha karaoke keluarga juga tutup lantaran sepi dan kosong sampai sekarang. Sementara los di selatan Peken Ijogading sejak rampung dibangun sama sekali tidak pernah berfungsi.

Bangunan itu, rencananya khusus diperuntukkan pedagang daging. Namun, hingga sekarang tidak berfungsi alias tanpa pedagang. Untuk meramaikan Peken Ijogading, PNS sempat diikutsertakan dengan cara membeli voucher dan nantinya voucher tersebut, digunakan untuk berbelanja, khususnya kepada para pedagang di Peken Ijogading.

Baca juga :  Kunjungan Wisman ke Pantai Melasti Mulai Terlihat

Namun upaya ini juga tidak berjalan maksimal. Peken Ijogading yang terletak di
Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana ini bahkan rencananya bakal direnovasi. “Kita akan tata ulang. Kita mulai dari pagar. Nanti kita bongkar, sehingga lebih terbuka” ujar Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, kepada awak media di rumah jabatan bupati, belum lama ini.

Menurut dia, penataan disebut juga akan dilakukan di bagian dalam dengan penambahan lift karena akan ada bioskop twenty one (21). Pintu masuk dan keluar termasuk untuk naik ke lantai dua dan tiga juga akan diperbaharui. “Kita renovasi. Di sana nanti ada bioskop 21, Matahari Store dan semacamnya. Dari Matahari Group sudah datang mengecek” terang Tamba.

Baca juga :  Isoter Ditutup Sementara, Kasus Konfirmasi Jalani Isolasi Desa

Dikatakan penataan juga akan dilakukan di areal halaman Peken Ijogading. Halaman nantinya akan dimanfaatkan sebagai tempat transit wisatawan yang berkunjung ke Makam Buyut Lebai, di Kelurahan Loloan Timur, sehingga ada perputaran ekonomi di kawasan itu.

Tamba mengakui renovasi Peken Ijogading bukan pekerjaan mudah karena untuk mengembalikan ke fungsi semula membutuhkan anggaran yang cukup besar. Namun demikian tentu akan diupayakan.
“Desainnya sudah ada. Ini pekerjaan besar, mudah-mudahan. Ini untuk kesejahteraan masyarakat menuju Jembrana emas tahun 2026,” ungkapnya. (120)

Baca juga :  Lansia Terpapar Covid-19 dari Menantu Terjadi di Jembrana

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini