Maling HP di Dua TKP, Buruh Batako di Klungkung Ditangkap

picsart 22 06 17 20 08 09 833
TERSANGKA CURAT - Kapolres Klungkung, AKBP I Made Dhanuardana, saay mengintrogasi tersangka curat, Umar (37) di Mapolres Klungkung, Jumat (17/6/2022)

Semarapura, DENPOST.id

Hidup dibalik jeruji besi karena mencuri HP ternyata tidak membuat jera Umar (37). Pria yang sehari- hari bekerja sebagai buruh membuat batako ini, kembali mencuri HP milik Ketut Ariasa, warga Dusun Pau, Desa Tihingan, Banjarangkan.

Akibat perbuatannya tersebut, ia kembali ditangkap anggota Sat Reskrim Polres Klungkung. Apalagi setelah dilakukan introgasi, tersangka (Umar) mengaku juga mencuri HP di Dusun Hyang Api, Desa Akah.

Kapolres Klungkung, AKBP I Made Dhanuardana, didampingi Kasat Reskrim, Iptu Arung Wiratama, dan Kasi Humas, Iptu Agus Widiiono mengatakan kalau tersangka ditangkap pada 2 Juni 2022, sekitar pukul 16.00 Wita.

Penangkapan tersangka berawal dari laporan korban (Ariasa) yang kehilangan HP dan charger di rumahnya Dusun Pau pada, 13 Mei 2022, sekitar pukul 05.00 Wita.

Baca juga :  Lagi, Ular Masuk Rumah Ditangkap BPBD

“Saat itu, rumah korban dicongkel oleh seseorang. Dan setelah dicek ternyata HP dan chargernya telah hilang. Sehingga kejadian ini dilaporkan ke Polres,” ungkap Kapolres Dhanuardana.

Setelah mendapat laporan, anggota Sat Reskrim Polres Klungkung, kemudian turun melakukan penyelidikan. Setelah dilakukan penyelidikan dengan meminta keterangan sejumlah saksi, diketahui kalau akun Tik Tok di HP korban di log in oleh seseorang. Menindaklanjuti hal itu, akhirnya petugas menemukan lokasi HP milik korban berada di salah satu gudang percetakan batako di Dusun Pau.

Baca juga :  Dua Terdakwa Kasus Korupsi LPD Tuwed Akhirnya Ditahan Kejari Jembrana

“Mendapat informasi ini, anggota kami kemudian turun mengamankan tersangka berserta barang bukti HP milik korban,” katanya.

Setelah dilakukan pengembangan, ternyata tersangka mengaku sebelumnya sempat mencuri Hp milik salah satu warga di Dusun Hyang Api, Desa Akah. Sama halnya dengan di Dusun Pau, modus yang dilakukan tersangka dengan cara mencongkel jendela kamar. Setelah berhasil masuk, tersangka kemudian mengambil HP milik korban.

Baca juga :  Anggota DPRD Klungkung Minta Tablet

“Dari hasil pengembangan, kedua barang bukti HP belum ada dijual. Tapi HP tersebut rencananya dijual untuk makan sehari-hari,” ungkap Kapolres.

Yang jelas, atas perbuatannya tersebut tersangka bakal dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun. Apalagi tersangka juga seorang residivis. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini