Polda Bali Gelar Rekonstruksi Kecelakaan Bus di Baturiti

bus
BERHASIL DIEVAKUASI - Bus bernopol B 7134 WGA yang berhasil dievakuasi dari jurang di dekat lokasi kejadian. (DenPost/ist)

Baturiti, DenPost

Aparat Ditlantas Polda Bali dan Satlantas Polres Tabanan menggelar rekonstruksi kasus kecelakaan bus pariwisata yang menghantam sejumlah mobil dan sepeda motor serta menewaskan seorang warga, Ni Wayan Wandani (30), di Jalan Raya Denpasar-Singaraja tepatnya di Banjar Pacung, Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Minggu (19/6/2022).

Rekonstruksi dimulai siang hingga sore usai petugas polantas menderek bodi bus yang terperosok ke jurang di bawah Rumah Makan Anantaboga.

Salah seorang anggota Polantas Polres Tabanan di lokasi kejadian mengatakan rekonstruksi dilakukan oleh Ditlantas Polda Bali untuk mengukur jarak turunan atau kemiringan jalan di lokasi kejadian. “Sopir bus bernomor polisi B 7134 WGA bernama Agus Suprianto (38) masih diperiksa di Polres Tabanan. Dia tidak dibawa ke lokasi kejadian. Rekonstruksi juga untuk mengetahui lokasi awal bus mengalami rem blong,” bebernya.

Bus pariwisata yang mengangkut pelajar dari Surabaya ini diperkirakan mengalami rem blong setelah melintas di jalan turunan di selatan Pura Puncak Kembar di Banjar Pacung atau beberapa meter di utara pabrik es dan permukiman warga. “Dari lokasi itu bus melaju zig-zag. Rem kaki dan tangan bus keras membantu. Pengemudi juga tidak mampu memindahkan perseneling ke gigi satu karena rontok ke posisi netral akibat tekanan bus yang melaju kencang di jalan turunan,” beber petugas tersebut.

Baca juga :  Santroni Toko Empat Kali, Udin Diciduk

Sementara itu, bus yang terperosok ke jurang baru bisa dievakuasi pada Minggu pagi setelah ditarik dengan dua unit mobil derek. Sedangkan tujuh mobil dan motor yang rusak parah akibat diseruduk bus diletakkan sementara di halaman pabrik es setempat. “Jenis mobil yang ringsek yakni Toyota Avanza, Alya, dua Suzuki Swift, Feroza, APV, dan Honda CRV. Sedangkan lima mobil lain telah dibawa pulang oleh pemiliknya karena kondisi kerusakannya tidak terlalu parah. Total ada 12 mobil dan tiga motor yang ditabrak bus pariwisata itu,” tegas petugas.

Baca juga :  “Bengkung”, Pedagang Makanan “Diserbu” Satpol PP

Sebagian besar mobil tersebut mengalami kerusakaan di bagian depan samping kanan dan belakang. “Salah satu penumpang di mobil Daihatsu Feroza dikabarkan mengalami luka di bagian mata akibat terkena pecahan kaca depan. Pemilik mobil adalah warga Banjar Pacung yang hendak parkir di pinggir jalan,” imbuhnya.

Sedangkan Kasat Lantas Polres Tabanan AKP Kanisius Franata belum memberikan statemen resmi terkait kecelakaan tersebut. Dia mengatakan masih melakukan pemeriksaan dan olah TKP. (yan)

Baca juga :  Sembuh, Ketua DPRD Sekeluarga Bebas dari Ruang Isolasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini