Motor Adu Jangkrik, Satu Meninggal, Tiga Luka-luka

picsart 22 06 20 15 26 18 761
OLAH TKP - Petugas laka lantas Polres Klungkung melakukan olah TKP kecelakaan di Jalan Rama, Minggu (19/6/2022) malam.

Semarapura, DENPOST.id

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Rama, Klungkung, Minggu (19/6/2022) sekitar pukul 18.25 Wita. Dua motor terlibat adu jangkrik. Kejadian ini menyebabkan satu orang meninggal di TKP, dan tiga orang lainnya mengalami luka parah. Semua korban yang terlibat kecelakaan kondisinya cukup parah karena tidak menggenakan helm saat berkendara.

Kasat Lantas Polres Klungkung, AKP Wahyu Joko Nugroho, ketika dimintai konfirmasi, Senin (20/6/2022) menjelaskan, kasus laka lantas tersebut berawal ketika sepeda motor Honda Scoopy Nopol DK 5033 MR yang dikendarai I Wayan Sugiarta (54) asal Desa Kusamba, membonceng Ni Wayan Murni (52) melaju dari arah utara (jembatan kali unda) ke arah selatan (ke Jalan Rama).
Sementara dari arah sebaliknya, melaju sepeda motor jenis Vario Nopol DK 5149 FBO yang dikendarai Riskiadi (37), dengan membonceng Abdul Manan (53). Keduanya merupakan warga Lingkungan Lebah, Kelurahan Semarapura Kangin. Keduanya juga diketahui tidak menggunakan helm.

Baca juga :  Cegah Resiko Tertular Covid-19, Pasar Umum di Klungkung Terapkan Transaksi QRIS

Saat tiba di TKP tepatnya di depan SPBU Jalan Rama, pengendara sepeda motor Honda Scoopy Nopol DK 5033 MR mengambil haluan terlalu ke barat as jalan. Hal ini dilakukan karena hendak menyalip kendaraan di depannya. Tapi ketika mau nyalip dari arah berlawanan muncul Honda Vario yang dikendarai Riskiadi. Akibatnya, tabrakan adu jangkrik tak terelakan.

“Saat laka lantas terjadi, keempatnya tidak memakai helm sehingga mengalami luka cukup parah,” ungkap AKP Wahyu Nugroho.

Baca juga :  Tabrak Teras Rumah dan Dua Motor, Terios Terbalik

Dalam kejadian tersebut, pengendara sepeda motor Scoopy yakni Wayan Sugiarta bersimbah darah tidak sadarkan diri di tengah jalan, bersama dengan Ni Wayan Murni yang juga sempat tidak sadarkan diri. Sementara Riskiadi dan Abdul Manan juga tidak sadarkan diri tergeletak di sisi barat jalan raya. Keempat korban lalu dilarikan ke RSUD Klungkung untuk mendapatkan penanganan.

Sementara Humas RSUD Klungkung, I Gusti Putu Widiyasa, menjelaskan, ada empat korban yang sempat dibawa ke RSUD. Namun seorang korban yakni Sugiarta dinyatakan sudah meninggal dunia setelah tiba di RSUD Klungkung. Sedangkan tiga lainnya kondisinya cukup parah.

Baca juga :  Stok Oksigen di RSUD Klungkung Masih Aman

Sugiarta meninggal dunia setelah mengalami cidera kepala berat. Sementara Wayan Murni mengalami luka robek terbuka pada dahi, keluar darah pada hidung, kuku jari kaki kanan terlepas, dan luka lecet pada kaki dan tangan.

Sementara Riskiadi mengalami penggumpalan darah di kepala, serta lecet pada wajah. Sedangkan rekannya yang dibonceng yakni Abdul Manan mengalami luka robek pada dahi dan luka lecet pada kaki dan tangan. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini