Kejar Target Nasional, Vaksinasi BIN Sasar Nelayan Kedonganan

picsart 22 06 22 09 46 59 421
VAKSINASI - Kepala BIN Daerah Bali, Brigjen Pol Hadi Purnomo, saat memantau pelaksanaan vaksinasi di wilayah Kedonganan.

Kuta, DenPost

Badan Intelijen Negara (BIN) kembali menggelar vaksinasi di sejumlah kawasan. Salah satu yang menjadi sasarannya adalah masyarakat nelayan di Kedonganan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di area Pasar Ikan Kedonganan, tepatnya di Markas Unit Patroli Perairan Kedonganan.

Kepala BIN Daerah Bali, Brigjen Pol Hadi Purnomo, di sela-sela pemantauan vaksinasi, Selasa (21/6/2022) menjelaskan, vaksinasi tersebut sebenarnya dilaksanakan secara serentak pada 34 provinsi di Indonesia. Adapun targetnya secara nasional yakni 40 juta dosis dalam 73 hari. Hal ini dilaksanakan sesuai perintah Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melalui Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan.

Baca juga :  BNNP Gagalkan Peredaran 100 Gram SS

Lebih lanjut dikatakan, tujuan vaksinasi ini  untuk meningkatkan imunitas, meski di Bali telah mencapai angka 70 persen. “Jangan sampai kasus Covid-19 melonjak lagi. Apalagi varian BA.4 dan BA.5 ini penyebarannya sudah sangat masif,” tegasnya.

Dia juga menjelaskan, untuk Bali, bukan hanya dilaksanakan di Kedonganan. Ada 5 titik vaksinasi lainnya yang berlokasi di wilayah Badung, Denpasar, dan Gianyar. “Untuk di Badung, itu ada dua titik, yakni di Kedonganan dan Ungasan (halaman Masjid Agung Palapa Pecatu Graha Kuta Selatan). Denpasar ada tiga titik yaitu di SMP Kristen Harapan, Wantilan DPR, dan PKB. Kemudian untuk di Gianyar, dilaksanakan di Payangan,” bebernya.   Masing-masing titik ditargetkan mampu mencapai angka 1.000 dosis per hari atau total 6.000 dosis per hari, baik itu vaksin I, II, ataupun booster.

Baca juga :  Wujud Implementasi Merawat Bumi, Badung Tebar Ini

Hadi Purnomo berharap, nantinya semua masyarakat utamanya yang belum menjalani vaksinasi lengkap, bisa memanfaatkan kegiatan tersebut. Terlebih pandemi Covid-19 dikatakannya belum berakhir. “Pandemi ini belum berakhir. Saya sarankan kepada masyarakat untuk tetap waspada dan jaga prokes. Jangan lupa masker, dan yang paling penting adalah vaksin. Mumpung vaksin masih gratis,” ajaknya.

Serangkaian kegiatan tersebut, pihaknya juga mengagendakan pola vaksinasi door to door menyasar masyarakat yang sulit mengakses layanan vaksinasi. (113)

Baca juga :  Edukasi Tentang PPKM Mesti Humanis

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini