Siswi SMK Nekat Curi Uang Sesari untuk Bayar SPP

picsart 12 12 08.01.30
Ilustrasi

Gianyar, DENPOST.id

Seorang siswi salah satu SMK, ESP (16) asal Tegallalang, Gianyar, nekat mencuri uang sesari di Pura Dalem Desa Adat Telepud, Banjar Pujung Kaja, Desa Sebatu, Tegallalang, Gianyar, pada Senin (20/6/2022) sekitar pukul 12.30 Wita. Pelaku mudah ditangkap karena terekam CCTV yang dipasang di pura.

Ironisnya pelaku duduk di kelas 11 SMK mengakui mencuri uang untuk bayar SPP. Sebab, rapotnya ditahan pihak sekolah karena tidak mampu bayar SPP. Menurut informasi, siswi ini nekat mencuri karena kedua orangtuanya sudah cerai. Ayah dan ibu kandungnya sama -sama sudah kawin lagi.

Baca juga :  Kasus Melandai, Hunian Isoter Mulai Berkurang

Terhadap kasus ini, pihak keluarga pelaku dan prajuru pura masih melakukan pertemuan untuk upaya damai.

Kapolsek Tegallalang, AKP Ketut Sudita, Rabu (22/6/2022), menjelaskan tindak pidana pencurian uang sesari terjadi di Bale Paruman Pura Dalem Desa Adat Telepud, Banjar Pujung Kaja, Desa Sebatu, Tegallalang, Gianyar, sekitar pukul 12.30 Wita. Kasus pencurian uang sesari diketahui setelah pihak pengempon pura datang ke pura.

Di sana, prajuru pura melihat dua kotak uang sesari terbuat dari kaca ditaruh di bale paruman sudah pecah dan berserakan di natar/lantai pura. Mengetahui ada maling masuk pura, prajuru pura mengecek CCTV yang dipasang di pura. Dalam rekaman CCTV, terlihat seorang perempuan berpakaian sekolah dengan topi dan masker masuk areal pura.

Baca juga :  Minggu, 15 Pasien Sembuh dan Empat Orang Positif Covid-19 di Denpasar

Di samping itu, sepeda motor pelaku saat dipergunakan beraksi juga terekam CCTV. Menerima laporan prajuru pura, anggota Polsek Tegallalang ke lokasi dan melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti-bukti. Dari hasil rekaman CCTV, baju kaos sekolah pelaku, polisi memburu pelaku hingga ke sekolah dan akhirnya pelaku ditemukan polisi. Hasil intrograsi polisi, pelaku mengakui perbuatannya telah mengambil uang sesari.

Kapolsek AKP Ketut Sudita menambahkan dari pengakuan pelaku, dia nekat mencuri uang sesari untuk bayar SPP. Setelah dihitung- hitung pihak prajuru pura kehilangan uang sesari sebanyak Rp170 ribu. Selama ini, pelaku tinggal bersama kakeknya karena kedua orangtuanya sudah berpisah.

Baca juga :  Gubernur Koster Yakin Pariwisata Bali Bergairah

Terhadap kasus ini, pihak keluarga masih melakukan upaya damai dengan pihak prajuru pura. “Kami masih menunggu upaya damai dari pihak keluarga dengan prajuru pura,” ujar Kapolsek. (116)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini