Tangani Sarang Lebah, Damkar Bangli Terkendala Tangga Tinggi

picsart 22 06 22 19 05 26 549
SARANG TAWON - Petugas Damkar Bangli, saat evakuasi sarang tawon di salah satu meru di Bangli, beberapa waktu lalu.

Bangli, DENPOST.id

Selain melakukan pemadaman musibah kebakaran, petugas pemadam kebakaran kerap diminta membantu mengavakusi sarang tawon atau lebah maupun ular oleh masyarakat. Namun, upaya penanganan itu terkadang terkendala peralatan berupa tangga tinggi.

Kabid Damkar Penda Bangli, Dewa Gede Wirawan mengungkapkan belakangan ini pihaknya bersama personel Damkar kerap membantu masyarakat mengevakuasi sarang tawon yang berada di rumah maupun tempat suci di sejumlah desa di Bangli. Permintaan warga mulai banyak saat dibukanya layanan pengaduan 24 jam.

Baca juga :  Sehari, 17 Transmisi Lokal Terjadi di Bangli

Makanya tidak heran kalau ada petugas yang harus dilarikan ke rumah sakit lantaran tersegat lebah atau tawon. “Belum lama ini, petugas kita masuk rumah sakit lantaran diserbu kawanan lebah saat bantu evakuasi,” ucapnya, Rabu (22/6/2022).

Kata dia, sejak sering diminta menangani sarang tawon atau lebah, saat ini petugas telah dilengkapi baju khusus. Meski demikian, pihaknya masih menemukan kendala saat diminta menangani tawon atau lebah yang berada di bangunan suci berupa meru. “Saat ini kita punya tiga baju khusus lengkap dengan helm dan sepatu. Saat menangani di banguan meru kita kewalahan tangga tinggi, sehingga tidak heran sempat gagal membantu warga,” bebernya.

Baca juga :  Warna Panji Bangli Dikembalikan ke Hijau Muda

Disebutkan dia, dari pengalaman selama ini kesulitan paling tinggi dihadapi saat menangani lebah jenis Dinding Ai. Yang mana, lebah ini memiliki racun. Selain itu, lebah ini kerap melakukan serangan secara berkelompok. “Begitu disengat, personel langsung muntah-muntah dan alami pusing,” ungkapnya lagi.

Sementara disinggung kekurangan sarana prasarana? pihaknya sudah mengajukan permohonan pengadaan tangga dan alat foging dianggaran perubahan. Namun, bila keuangan tidak memungkinkan pihaknya berharap tahun anggaran 2023 bisa terealisasi. Mengingat kebutuhan akan tangga tinggi sangat mendesak. (128)

Baca juga :  Di Denpasar, 11 Pasien Sembuh dan 13 Orang Positif Covid-19

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini