Ketut Bawa Nahkodai SMKN 3 Singaraja

picsart 22 06 22 19 06 50 822
SERAH TERIMA - Serah terima jabatan Kepala Sekolah SMKN 3 Singaraja, di ruang pertemuan sekolah setempat, Rabu (22/6/2022).

Singaraja, DENPOST.id

SMKN 3 Singaraja (Stemsi) kini memiliki kepala sekolah baru sepeninggal Drs. I Nyoman Suastika, M.Pd., yang memasuki masa purna bakti. Kepemimpinan Drs. I Made Darwis Wibawa, M.M., sebagai pelaksana tugas (Plt) sejak 1 April 2022, di Stemsi harus berakhir.

Kini, Dr. I Ketut Bawa, S.Pd, M.Pd., menjadi pemimpin dari sekolah yang berbasis teknologi di Kota Singaraja itu, per 15 Juni 2022, yang sebelumnya berposisi sebagai guru di SMAN 1 Singaraja.

Baca juga :  HUBUNGAN TAK DIRESTUI, BERUJUNG BAYI DALAM KARDUS

Perubahan kepala sekolah ini tercantum dalam Keputusan Gubernur Bali Nomor 473/03-A/HK/2022 Tanggal 15 Juni 2022.
Keputusan Gubernur Bali itu, tentang Pengangkatan Kepala SMA/SMK/SLB di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bali. Acara serah terima jabatan (Sertijab) berlangsung, Rabu (22/6/2022), di ruang pertemuan SMKN 3 Singaraja. “Saya yakin Pak Ketut Bawa mampu dan yang penting mampu menyelami jiwa SMK. Teman-teman pasti mendukung,” pesan Plt. Kepala SMKN 3 Singaraja, I Made Darwis Wibawa.

Sementara Ketua Komite SMKN 3 Singaraja, Kadek Kariama menyebutkan pihaknya meminta kepada guru dan staf agar membantu, serta mendukung kepala sekolah yang baru.
Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa komite akan terus melakukan tugasnya sebagai pengawas untuk kemajuan Stemsi.

Baca juga :  Sederhana, Perayaan Imlek di Buleleng

“Semua stakeholder harus mendukung, karena keberhasilan sekolah ini tidak dapat ditentukan oleh satu orang.
Hal ini tentu sebagai upaya untuk kemajuan Stemsi,” ucap Kariana.

I Ketut Bawa yang kini menduduki jabatan sebagai Kepala SMKN 3 Singaraja, menjelaskan ia sangat siap untuk menahkodai SMK ini.
Ia juga menyebutkan bahwa saat ini akan melakukan koordinasi untuk pelaksanaan program yang sudah berjalan di SMK berbasis teknologi itu.

Baca juga :  Dewan Mediasi Kisruh Akses Jalan Perumahan Griya Intaran Indah

“Siap tidak siap, harus siap. Karena tidak ada waktu untuk belajar lama,” tegasnya. (118)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini