Bupati Sanjaya: Tabanan Pertahankan Pertanian Demi Stabilitas

sanjaya1
BERI PENJELASAN _ Bupati Tabanan I Gede Komang Sanjaya memebri penjelasan kepada KMB di ruang kerjanya.

Tabanan, DenPost.id

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengaku  mempertahankan sandang dan pangan memang wajib dilakukan bersama. Hal itu sesuai visi-misi Pemkab Tabanan ‘’Nangun Sat Kerti Loka Bali’’ melalui pola pembangunan semesta berencana menuju Tabanan Era Baru yang aman, unggul, dan madani (AUM).

Menurut Sanjaya, Rabu (22/6/2022) salah satu poin pada pembangunan pola semesta berencana ini ada hal yang mengamanatkan agar pemerintah mempertahankan sandang, pangan, dan papan. Pangan menjadi segala prioritas, apalagi sesuai arahan Presiden Jokowi bahwa rakyat harus berdaulat di bidang pangan karena alam Indonesia sangat subur. Di bagian lain, semua pihak agar berusaha keras mengurangi impor (pangan).

Sanjaya menambahkan bahwa hampir 75 persen warga Tabanan bergerak di sektor pertanian dalam arti luas. Untuk itu pemkab setempat membuat kebijakan yang sangat strategis guna mempertahankan sektor pertanian mulai dari hulu, tengah, sampai hilir. Dalam sidang di DPRD setempat, Bupati Sanjaya juga menyampaikan bahwa pemerintah mempertahankan sektor pertanian, karena sangat merasakan dampak covid-19. Ketika Bali hanya mengandalkan sektor pariwisata, akhirnya rontok juga akibat pandemi. Nah dalam situasi pariwisata yang runtuh itu, ternyata Tabanan mampu bertahan di sektor pertanian. Selama dua setengah tahun ini, ketahanan pangan masyarakat setempat biasa-biasa saja alias tidak terlalu signifikan terdampak pandemi karena ada beras, hewani, sayur-mayur, dan lain-lain. Hal ini tentu sangat membanggakan semua pihak. Namun, tambah Sanjaya, selama ini petani yang bergerak di sektor pemasaran wisata, tersendat karena tak ada turis yang datang. Tapi untuk swasembada, Tabanan memang jagonya.

Pascapandemi atau menuju endemi, Tabanan mulai kedatangan wisatawan sejak awal tahun baru 2022. Hunian hotel juga sangat tinggi. Hal ini berpengaruh positif terhadap sektor pertanian karena penjualan produk pertanian mulai meningkat. ‘’Ini artinya sektor pariwisata Bali sangat mendongkrak  pertanian di Tabanan,’’ tegas Bupati yang murah senyum ini.

Baca juga :  Desa Tegal Mengkeb Lakukan Penutupan Sementara

Dia mengimbau agar petani belajar dari dampak pandemi sesuai ajaran yang diwariskan leluhur dahulu. Mulai dari produksi, dan distribusi pertanian Tabanan cukup bagus. Namun pihaknya masih sangat lemah di sektor hilir (pemasaran). Ketika panen, hasil para petani banyak dimainkan pengijon atau tengkulak. Untuk itu Pemkab Tabanan duduk bersama pihak terkait untuk memerangi tengkulak, salah satunya menjalin kerjasama dengan kades agar menggerakkan Badan Usama Milik Desa (BUMDes). Dengan BUMDes pula minimal ikut membeli hasil pertanian untuk menjaga stabilitas harga. Gerakan Perusda Tabanan juga sangat progesif melalui kerjasama dengan 23 hotel besar di Bali untuk memasarkan hasil pertanian, dengan dipasilitasi Gubernur Bali Wayan Koster. ‘’Ini sangat membanggakan bagi kami. Astungkara Pak Gubernur sangat peduli pada petani Tabanan dalam hal pemasaran,’’ tegas Ketua DPC PDIP Tabanan ini.

Baca juga :  Penyebar Video Remaja Mandi Telanjang Bulat di Klungkung Ditangkap

Pihaknya juga terus berbebah dan sering diskusi dengan Bank Indonesia (BI) untuk mempertahankan sektor pertanian, khususnya pemasaran. Andalan Tabanan bukan hanya di lokal Bali, tapi juga luar Bali seperti Lombok dan provinsi lain di Indonesia, termasuk pemasaran produksi lewat online.

Sedangkan di bidang UMKM, menurut Sanjaya, sesuai arahan Ketua Dekranasda Provinsi Bali Putri Suastini Koster, agar Dekranasda Tabanan mengembangkan sektor-sektor potensial yang ada. Ternyata di Tabanan banyak UMKM yang betul-betul punya daya saing ekspor seperti kerajinan besi, kerajinan anyaman bambu dan kayu, termasuk garmen. Namun sayang saat covid-19, produksi sempat menurun. Tetapi ketika pariwisata bangkit lagi, para UMKM mulai mengekspor hasil karya. Bupati Sanjaya sering memberi ruang dan waktu bagi UMKM untuk pameran di tingkat provinsi maupun  nasionak. Termasuk terobosan Ketua Dekranasda Tabanan Rai Wahyuni Sanjaya memberi peluang kepada UMKM untuk pameran/display produk di lobi Kantor Bupati Tabanan. Dekranasda pun memperkenalkan kuliner-kuliner yang enak dan nyaman di daerahnya. ‘’Kami tetap bergerak mendorong UMKM agar terus berkembang. Kalau UMKM di desa maju, UMKM di kabupaten pun pasti maju,’’ tandas Sanjaya. (yad/kmb)

Baca juga :  Bhabinkamtibmas Pun Dibekali APD

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini