Petenis Meja Jakarta Singkirkan Thailand di Final Internasional Tabble Tennis Championship 2022

picsart 22 06 23 19 08 11 329
TABBLE TENNIS - BNN RI, yang menggelar Internasional Tabble Tennis Championship 2022 'Smash On Drugs', di Auditorium Widya Sabha Universitas Udayana, Jimbaran, Rabu (22/6/2022) malam.

Badung, DENPOST.id

Atlet Rina Sintya, menyabet juara tunggal putri di Internasional Tabble Tennis Championship 2022 ‘Smash On Drugs’. Dia menang tipis dengan skor 4-3 dari pemain Thailand, Tamolwan Khetkhuan, pada babak final di Auditorium Widya Sabha Universitas Udayana, Jimbaran, Rabu (22/6/2022) malam.

Rina Sintya meraih hadiah uang 4.000 USD. Di balik kemenangannya, pemain berusia 23 tahun dari tim Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta ini mengaku harus berjuang mati-matian lantaran mendapat perlawanan sengit dari Tamolwan Khetkhuan.

Baca juga :  Guru di Badung Pertanyakan Transparansi Pengunaan Iuran

“Jujur saya sempat tegang, perasaan campur aduk. Tapi tetap harus berjuang hingga bisa bertahan dan mendapatkan juara,” tutur Rina Sintya, saat ditemui seusai pertandingan.

Rina mengakui lawan-lawannya pada Kejuaraan Internasional yang diselenggarakan BNN ini menujukkan permainan terbaik.
“Ada dari Korea, Thailand, India, dan Singapura. Mereka bukan pemain bawah, tapi termasuk pemain bagus kelas atas. Syukurnya saya jauh hari sebelum pertandingan sudah sering latihan,” ungkapnya.

Baca juga :  Tersangka dan Korban Berdamai, Polsek Kuta Utara Kekeh Serahkan Kasus ke Kejaksaan

Internasional Tabble Tennis Championship 2022 yang digelar 19-22 Juni diikuti 236 atlet dari enam negara terdiri dari 147 putra dan 89 putri.

Rinciannya, India (3 atlet), Singapura (4 atlet), Thailand (4 atlet), Malaysia (4 atlet), Korea Selatan (13 atlet ) dan Indonesia 208 atlet dari 13 provinsi.

Sementara Kepala BNN Komjen Petrus Reinhard Golose mengatakan para atlet menunjukkan semangat luar biasa dalam berlaga.
“Turnamen ini yang penting bukan siapa yang juara, tapi para atlet harus menjadi duta pembawa pesan anti narkoba,” ujar Komjen Golose, didampingi Kepala BNNP Bali, Brigjen Gde Sugianyar Dwi Putra.

Baca juga :  KPU Badung Temukan 48 Ribu Data TMS Saat Coklit

Pada kesempatan itu, Komjen Golose mengapresiasi sekaligus mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Bali yang telah membantu kelancaran Kejuraan Smash on Drugs.

“Smash on Drugs bergelora bagi masyarakat Bali dan Indonesia. Bersama-sama kita menekan sekaligus meminimalisir peredaran gelap narkotika,” tandas mantan Kapolda Bali ini. (124)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini