Bupati Tabanan: Setiap Jengkal Lahan Pasti Produktif

jayanya
I Komang Gede Sanjaya

 

BUPATI Tabanan I Komang Gede Sanjaya tak mau main-main dengan lahan produktif di wilayahnya. Menurut dia, belum lama ini, aset terbesar mengenai fungsi lahan di Tabanan yakni tanahnya yang sangat subur. ‘’Hampir setiap jengkal lahan di Tabanan pasti produktif,’’ ujarnya, dengan mimik serius.

Sanjaya meralat bahwa di wilayahnya tidak ada yang namanya alih fungsi lahan, tetapi pemanfaatkan lahan. Menurut suami Rai Wahyuni Sanjaya ini, pemerintah hanya mengizinkan pengembangan pembangunan di lahan-lahan yang wajar atau di luar zona hijau. Pemerintah pun getol memperbaiki perda tentang rencana tata ruang, terutama mengenai sawah-sawah yang harus dilindungi.

Baca juga :  Tepergok Buang Bangkai Babi, Empat Orang Dipolisikan

Sanjaya sudah sangat komit melindungi sawah-sawah yang potensial menghasilkan pangan. Pun toleransi untuk membangun property oleh para pengembang, menurut Bupati, tak bisa dielakkan karena Tabanan berdekatan dengan Badung dan Denpasar. Kedua daerah ini sangat membutuhkan tempat hunian karena penduduknya terus bertambah.

Menurut sanjaya, properti berkembang di Tabanan karena pengembang dari luar banyak ‘’menyerbu’’ kabupaten yang dikenal dengan lumbung padi ini. Kawasan pembangunan properti sudah sesuai dengan zonasi karena Pemkab Tabanan sudah punya tim Amdal untuk melindungi sawah-sawah produktif.

Baca juga :  PMI Masih Berdatangan, Sudah Lima Hotel di Tabanan Jadi Tempat Karantina

Ditanya mengenai pasilitas jalan di Tabanan yang sempat dikeluhkan warga, Sanjaya mengungkapkan bahwa saat dia kampanye Pilkada Tabanan dulu, hampir 90 persen keluhan warga mengenai jalan rusak. Dia menyadari hampir 75 % jalan rusak, bahkan sempat dijadikan ikon. Ketika Sanjaya dilantik menjadi Bupati Tabanan dan rapat berminggu-minggu, akhirnya ditemukanlah solusi yakni program unggulan memperbaiki infrastruktur jalan. ‘’Kini hampir 90 % jalan baik sekali. Warga kami maupun warga lain yang melintas di Tabanan sempat kaget, karena sekarang jalan-jalan bagus, padahal sebelumnya rusak di mana-mana,’’ ungkap Ketua DPC PDIP Tabanan ini. Dia juga minta perbekel dan tokoh masyarakat agar membudayakan gotong-royong minimal seminggu atau sebulan sekali untuk membersihkan got atau drainase. Kelemahan jalan-jalan di Tabanan yakni ketika got tidak baik di musim hujan, maka air naik ke permukaan, sehingga aspal cepat rusak. Tak heran pula jika Sanjaya keliling berkantor di desa-desa sambil memsosialisaikan kepada warga agar ikut memelihara pasilitas jalan sebagai milik bersama. (yad)

Baca juga :  Empat Pria Diringkus Polisi Setelah Lakukan Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini