Warga Songan Jalan Kaki 12 Kilometer Demi Vaksin Booster

picsart 22 06 26 16 09 49 044
VAKSINASI - I Wayan Manis, warga Songan B yang akhirnya mendapatkan vaksinasi booster setelah berjalan kaki sepanjang 12 km dari rumahnya. DENPOST.id/ist

Bangli, DENPOST.id

Tindakan salah seorang warga Banjar Buluh, Songan B, Kintamani, Bangli, I Wayan Manis (51) ini patut ditiru. Di saat sejumlah warga masih enggan mengikuti vaksin meski disambangi ke rumah-rumah, Manis justru rela menempuh waktu 5 jam demi mendapatlan vaksin lengkap. Untuk sampai ke lokasi layanan vaksinasi yang dilaksanakan Badan Intelejen Negara (BIN) dengan Dinas Kesehatan (Diskes) di Balai Banjar Tabu, Desa Songan A, Manis berjalan kaki sepanjang 12 kilometer.

Manis menuturkan, dirinya tinggal di pondokan yang berada di balik Bukit Bawang yang letaknya tepat di perbatasan Buleleng – Bangli – Karangasem. Karenanya, dirinya harus sedari pukul 06.00 menempuh perjalanan menuju Balai Banjar Tabu. Maklum selain lokasinya jauh, dirinya juga tak memiliki kendaraan, sehingga terpaksa berjalan kaki. Dia tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 wita.

Baca juga :  Pembangunan Dua Dermaga di Danau Batur Berlanjut

Meski berada di balik bukit, Manis memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya menjaga kesehatan. Karenanya meski jauh, dia tetap rela demi mendapatkan vaksin lengkap. Menurut Manis, sebelumnya sudah ada layanan vaksinasi, namun saat itu informasi yang diterima sudah terlambat. Setiba di lokasi, kegiatan sudah usai. Nah untuk kali ini dirinya tak ingin kehabisan. “Kemarin Pak Kadus mengabari bahwa di Banjar Tabu ada vaksinasi makanya saya ke sini,” jelas Manis saat ditemui selesai divaksin, Sabtu (25/6/2022).

Manis juga mengaku harus bergiliran datang ke lokasi vaksinasi dengan istri dan anaknya. Alasannya supaya ada yang jaga tegalan di balik bukit. “Kebetulan vaksinasinya tiga hari, jadi setiap hari kami bisa giliran datang,” akunya.

Baca juga :  Masyarakat Diminta Bijak Gunakan Antibiotik

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bangli, dr. I Nyoman Arsana, mengakui Desa Songan A dan Songan B merupakan Desa yang capaian vaksinasi booster masih rendah. Kalau vaksinasi dosis pertama di Desa Songan A dan Songan B sudah memenuhi target. Untuk dosis ketiga baru 25 persen dari jumlah capaian dosis pertama dan kedua. Itu dikarenakan banyak warga yang tinggalnya cukup jauh sehingga masih ada yang tercecer. “Dengan adanya kolaborasi dengan BIN untuk vaksinasi booster, kami upayakan percepatan vaksinasi di dua desa ini agar tuntas sesuai target 1 dan 2,” ucapnya.

Baca juga :  Rekrutmen Kaur Berlarut-larut, Ombudsman Turun ke Yangapi

Lebib lanjit dikatakan, pelaksanaan vaksinasi di kedua desa ini akan berlangsung hingga 27 Juni dengan target 1.000 orang. (128)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini