Kasus Siswi Curi “Sesari” Diupayakan Lewat Diversi

picsart 22 06 27 20 06 53 907
UPAYA DIVERSI - Pertemuan para pihak untuk menyelesaikan kasus pencurian sesari dengan upaya diversi di Mapolsek Tegallalang, Senin (27/6/2022).

Gianyar, DENPOST.id

Kasus pencurian uang sesari di Pura Dalem Desa Telepud di Banjar Pujung Kaja, Desa Sebatu, Tegallalang, Gianyar, yang dilakukan Ni Kadek E (16) salah seorang pelajar SMK di Gianyar, mendapat perhatian banyak pihak. Guna menyelesaikan kasus yang melibatkan anak di bawah umur dan nilai materialnya tergolong kecil, Polsek Tegallalang melakukan berbagai upaya. Guna menyelesaikan kasus ini,
Kapolsek Tegallalang, AKP Ketut Sudita menggelar pertemuan dengan melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Prajuru Pura Dalem Desa Adat Telepud, MDA Kecamatan Tegallalang, KPPAD Bali, Bapas Kelas 1 Denpasar, pihak sekolah, Dinas Sosial Gianyar, DP3AP2KB Gianyar, dan keluarga pelaku.

Baca juga :  Jimbaran Jadi Proyek Percontohan Desa Peduli Pemilu

Dalam pertemuan berlangsung di Mapolsek Tegallalang berlangsung sangat alot dan semua pihak memberikan pendapatnya masing-masing. Pada intinya berharap kasus ini bisa selesai, serta kasus seperti ini tidak terulang kembali.

Dalam pertemuan tersebut ada beberapa kesepakatan, di antaranya keluarga pelaku akan datang ke Pura Dalem Desa Telepud untuk mohon maaf, baik secara sekala dan niskala. Juga pelaku E supaya sembahyang di pura TKP untuk mohon ampun dan tidak akan mengulangi perbuatanya. Selain itu, antara keluarga pelaku dan prajuru pura berupaya menyelesaikan kasus ini.

Terhadap kasus ini akan diupayakan diversi. Diversi adalah pengalihan proses pada sistem penyelesaian perkara anak yang panjang dan sangat kaku. Mediasi atau dialog atau musyawarah sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam diversi untuk mencapai keadilan restoratif. Upaya diversi dilakukan karena pelaku masih di bawah umur, belum pernah melakukan tindak pidana dan nilai kerugian relatif kecil (Rp170 ribu).

Baca juga :  Berjualan di Badan Jalan, Satpol PP Gianyar Tertibkan Pedagang Buah

Terhadap upaya diversi, pihak Bapas Kelas 1 Denpasar belum langsung mengeluarkan rekomendasi. Namun, Bapas Kelas 1 Denpasar akan melakukan penelitian masyarakat (Litmas) kepada kepada pelaku dan keluarga ke lapangan. Hasil penelitian, baru akan dikeluarkan rekomendasi untuk bisa dibuatkan diversi untuk selanjutnya dibawa ke pihak pengadilan. (116)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini