Paving di Depan Darmaga Kedisan Kian Rusak

picsart 22 06 29 16 34 51 597
RUSAK - Kondisi paving di depan Dermaga Kedisan, Kintamani, Bangli, yang kian rusak dan kerap menimbulkan lakalantas. DENPOST.id/ist

Bangli, DENPOST.id

Kerusakan paving di depan Darmaga Kedisan, Kecamatan Kintamani, Bangli kian parah. Hal ini mendapat keluhan dari warga setempat. Sebab, saat musim hujan, jalan paving ini sering menyebabkan lakalantas. Mengingat di lokasi sering terjadi genangan air sehingga pengendara tidak mengetahui jalan berlubang.

Hal itu diakui Perbekel Desa Kedisan, I Nyoman Gamayana. “Biasanya korban adalah masyarakat luar yang tidak mengetahui kondisi jalan,” katanya, Rabu (29/6/2022).

Berkaitan paving rusak ini, kata dia, sejatinya sudah menjadi keluhan masyarakat sejak lama, dan sering disampaikan dalam musyawarah desa (Musdes) di Desa Kedisan. Keluhan tersebut, selanjutnya telah dibawa ke Musranbang Kecamatan (Musranbangcam) Kintamani. Malahan, dia mengaku telah bosan menyuarakan hal tersebut, karena hingga sekarang belum ada tindak lanjutnya. “ Kepada petugas PU juga telah sering kita sampaikan. Malahan, teranyar kita telah menyampaikan keluhan masyarakat kepada Ketua DPRD Bangli, Ketut Suastika. Saat itu, beliau mengaku membantu akan menyampaikan ke Dinas PU,” ujarnya.

Dijelaskannya, secara status paving tersebut adalah aset kabupaten. Karenanya, pemerintah wajib melakukan perbaikan, apalagi jalan tersebut bukan hanya dipakai masyarakat Kedisan, melainkan jalan penghubung beberapa desa seperti Desa Buahan, Abang Batudinding dan Desa Terunyan. “Kita harap pemerintah segera melakukan perbaikan, karena jalan ini adalah jalan menuju objek wisata Desa Terunyan,” harapnya.

Baca juga :  Rekrutmen Kaur Berlarut-larut, Ombudsman Turun ke Yangapi

Terkait genangan air yang terjadi di lokasi, kata Gamayana, sejatinya pihak desa telah membuat saluran drainase untuk pembuangan air ke Danau Batur. Sayangnya karena kondisi alam, saluran cepat mampet oleh material yang dibawa hujan dari bukit.

Salah seorang warga Desa Kedisan, Jro Nick, juga berharap jalan tersebut segera diperbaiki, karena sudah sangat membahayakan pengendara. “Kita harap paving ini diganti dengan jalan aspal, seperti paving di depan Pura Ulun Danu Btur, Desa Batur yang kini kembali menggunakan hotmix,” pinta Jro Nick. (128)

Baca juga :  Gubernur Koster Sidak Pelaksanaan Vaksinasi di Bangli

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini