Ambil Tempelan Sabu-sabu, Seorang Dokter Dibekuk Polisi

koba
Ilustrasi sitaan SS

Padangsambian, DenPost

Seorang dokter berinisial TA (33) diduga terlibat kasus penyalahgunaan narkoba. Pria yang beralamat di kawasan Sanur, Denpasar Selatan (Densel) itu, dibekuk aparat Satuan Resnarkoba Polresta Denpasar saat mengambil tempelan sabu-sabu (SS) di depan Vila Rishi di Jalan Dukuh Indah, Banjar Semer, Kerobokan, Kuta Utara, Badung, pada Jumat (24/6).

Informasi yang dihimpun Rabu (29/6) kemarin, tertangkapnya TA berawal dari penyelidikan polisi berdasarkan informasi dari masyarakat. Setelah menggali informasi, polisi akhirnya berhasil mengantongi identitas tersangka. Sejak saat itu, polisi lantas mengawasi gerak gerik dokter tersebut. “Tersangka diketahui sebagai pengguna narkoba. Dia biasanya membeli dari kurir dan mengambil sendiri tempelan di lokasi yang telah disepakati penjual,” kata seorang polisi.

Baca juga :  Abaikan Larangan Jam Buka, Pedagang di Jimbaran Disanksi Bersih-bersih

Setelah beberapa hari diawasi, tersangka kemudian diketahui keluar dari rumahnya dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario menuju kawasan Kerobokan, Kuta Utara pada Jumat malam. Sekitar pukul 21.00, tersangka berhenti di pinggir jalan, kemudian mengambil tempelan SS. “Saat hendak pergi dari lokasi, polisi lantas menbekuk tersangka,” tegas sumber itu.

Saat mengeledah TA, polisi menemukan satu paket SS serta pipa kaca di dalam tas yang dibawanya. Begitu diinterogasi, tersangka mengaku membeli SS dari seorang kurir narkoba bernama Abay seharga Rp 700 ribu/paket. “Polisi masih mendalami keterangan tersangka,” tambah polisi.

Baca juga :  Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Kadis DLHK Denpasar I Ketut Wisada Berpulang

Selanjutnya polisi menggeledah rumah tersangka di kawasan Sanur, Densel. Tetapi polisi tidak menemukan barang bukti SS di rumah tersangka. “Polisi masih berupaya mengungkap bandar yang menjual narkoba kepada tersangka,” ungkap polisi.

Sementara itu Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi saat dimintai konfirmasi mengenai penangkapan seorang dokter ini, belum dapat memberi keterangan secara resmi. “Saya belum mendapat informasi dari bagian satresnarkoba. Saya cek dulu ya,” tegasnya kepada wartawan. (124)

Baca juga :  Sepekan, Razia PPKM Raup Rp 11 Juta

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini