Diajukan SRA, SMPN 1 Payangan Diaudit Kementerian PPPA

picsart 22 06 30 16 16 56 943
AUDIT - Tim Kementerian PPPA melakukan audit standarisasi di SMPN 1 Payangan, Gianyar.

Gianyar, DENPOST.id

Kabupaten Gianyar sekarang ini menyandang predikat kabupaten layak anak (KLA) tingkat madya. Untuk mendukung predikat KLA tingkat Madya itu, Pemkab Gianyar mengajukan SMPN 1 Payangan sebagai Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) kepada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

Sebanyak 62.578 sekolah yang mengajukan SRA se-di Indonesia, SMPN 1 Payangan menjadi salah satu sekolah yang dipilih tim audit untuk diaudit secara langsung di lapangan.
Kementerian PPPA melakukan audit sebagai proses standarisasi SMPN 1 Payangan untuk mendapat predikat satuan pendidikan ramah anak. Proses audit lapangan digelar selama dua hari, Selasa (28/6/2022) hingga Rabu (29/6/2022).

Audit lapangan tersebut memeriksa 3 aspek yaitu manajerial, administrasi, dan aspek kondisi fisik di lapangan. Juga memeriksa 6 komponen yang meliputi komponen tertulis/kebijakan, pendidik dan tenaga didik terlatih konvensi hak anak dan SRA, proses pembelajaran yang ramah anak, sarana dan prasarana yang ramah anak, partisipasi anak, dan partisipasi ortu/wali, alumni, ormas dan dunia usaha.

Hasil pemeriksaan/audit dipaparkan, didiskusikan dan disepakati pada rapat pleno digelar pada hari kedua, Rabu (29/6/2022). Dari hasil audit lapangan tersebut, diperoleh skor/nilai sebesar 228 dari 300. Raihan nilai skor tersebut karena ada beberapa sub komponen yang belum memenuhi standar satuan pendidikan ramah anak. Beberapa sub komponen yang belum sesuai standar yaitu kantin dan makanan di kantin yang terpantau dengan baik, perpustakaan yang aman-nyaman-tenang dengan buku yang memenuhi kaidah informasi layak anak, dan pengawasan kegiatan ekstrakurikuler.

Baca juga :  BRI Setor Rp 14 Triliun Dividen Kepada Kas Negara

Tim standardisasi Kementerian PPPA memberikan kesempatan kepada SMPN 1 Payangan dan Dinas P3AP2KB Gianyar untuk memenuhi persyaratan tersebut dalam 30 hari ke depan.
Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Gianyar, Cokorda Gede Bagus Lesmana Trisnu, Kamis (30/6/2022) mengatakan, pihaknya bersama dengan satuan pendidikan yakni SMPN 1 Payangan akan bekerja keras memenuhi standar tersebut. Dia optimis bisa menuntaskan dalam 30 hari ke depan. Dikatakannya, sekolah ramah anak ini penting untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada anak-anak di lingkungan sekolah. “Tentu dengan hadirnya tim dari pusat, sehingga kita tahu apa yang perlu kita lakukan untuk terwujudnya satuan pendidikan yang ramah anak sesuai dengan aspek SRA,” tambah Cokorda Gede Bagus Lesmana Trisnu.

Baca juga :  Pelaku Usaha Kian Adaptif Hadapi Krisis, Kredit Mikro BRI Tumbuh Double Digit

Pejabat asal Puri Ubud berharap pelaksanaan audit yang dilakukan tidak hanya berhenti di sini, melainkan berlanjut untuk di semua sekolah yang ada di Kabupaten Gianyar.

Perencana Ahli Madya pada Kementerian PPPA, Anggin Nuzula Rahma, mengatakan, sejak diajukannya SMPN 1 Payangan untuk distandardisasi SRA, ditindaklanjuti oleh Kementerian PPPA melalui Tim Audit SRA sesuai standardisasi, mulai dari bimtek, mengisi borang dan audit lapangan terkait pencocokan data-data yang sudah dikirimkan. “Ini merupakan sumbangsih SMPN 1 Payangan dalam mewujudkan salah satu indikator KLA pada indikator ke-19, yaitu mewujudkan satuan pendidikan ramah anak, yang hak-haknya dapat terpenuhi,” katanya.

Baca juga :  Infrastruktur Dusun Tukad Base Memprihatikan

Audit SRA merupakan upaya untuk melihat kecocokan atau menyamakan persepsi sehingga akan terbayang apa yang harus dilakukan untuk memenuhi semua komponen yang ada. “Dengan mengetahui upaya-upaya yang harus dilakukan, tentunya akan semakin memantapkan langkah bapak/ibu untuk bisa mengimbaskan hal-hal baik yang sudah dilakukan kepada sekolah-sekolah lain,” jelasnya. (c/116)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini