Ketua Dekranasda Tabanan Sulap Lobi Kantor Bupati Jadi Pojok IKM

wahyu
BANTU IKM - Ketua Dekranasda Tabanan Rai Wahyuni Sanjaya yang siap membantu kalangan IKM terutama perajin, dengan menyulap lobi Kantor Bupati Tabanan menjadi pojok IKM-UMKM Dekranasda. (denPost.id/ist)

PANDEMI covid-19 membangkitkan kreativitas Ketua Dekranasda Tabanan Rai Wahyuni Sanjaya. Untuk membantu kalangan industri kecil dan menengah (IKM) terutama perajin, dia menyulap lobi Kantor Bupati Tabanan menjadi pojok IKM-UMKM Dekranasda, ruang pameran (galeri). Berbagai hasil kerajinan yang diciptakan para perajin di Tabanan seperti cenderamata dari besi, baju kaos, hiasan dinding dan sok kasi (keben), dipajang rapi di almari kaca. Selain memberi aksen di ruang tunggu, galeri ini mempercantik lobi Kantor Bupati Tabanan. Setiap tamu yang bertandang tentu melihat hasil karya pelaku IKM ini, sekaligus bisa memesan atau membeli di tempat secara langsung. Juga bisa memesan karena perajin mempersiapkan kartu nama mereka masing-masing.

Terwujudnya pojok IKM Dekranasda Tabanan ini tak lepas dari arahan Ketua Dekranasda Provinsi Bali Putri Suastini Koster. Istri Gubernur Bali Wayan Koster ini tak henti-hentinya mendorong kalangan IKM agar tetap semangat alias jangan sampai patah arang menghadapi pandemi. Berkat dorongan itulah, Rai Wahyuni Sanjaya menghimpun kalangan IKM agar mau memberikan contoh produk unggulan untuk dipajang di lobi Kantor Bupati Tabanan.’’Kami mendorong mereka tetap berkarya dan bangkit di tengah pandemi. Kami juga  mempromosikan berbagai hasil karya IKM tersebut,’’ ungkap istri Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya ini, Rabu (29/6/2022).

Baca juga :  Rem Blong, Fuso Jatuh ke Jurang

Pihaknya juga menyasar tamu-tamu lokal atau tamu luar Bali yang berkepentingan dengan Pemkab Tabanan agar mengenal produk-produk kerajinan masyarakat Tabanan. Untuk dapat menembus pojok IKM ini, Rai Wahyuni Sanjaya mengatakan semuanya bisa pameran alias tidak ada seleksi ketat. Supaya bisa pameran, semua peserta diatur. Setiap tiga bulan, mereka secara bergilir memajang karja secara rutin.

Mengenai produk IKM-UMKM unggulan Tabanan, Rai Wahyuni Sanjaya menyebut ada kerajinan besi dan keramik. Jika selama ini masyarakat melihat bahwa Tabanan hanya sebagai lumbung pangan (pertanian), tapi ternyata juga ada kerajinan potensial yakni songket di Pupuan. Para perajin songket ini juga akan dibantu, didorong dan ditampilkan dalam berbagai pameran.

Rai Wahyuni Sanjaya mengungkapkan bahwa para perajin memberi apreasiasi sangat tinggi mengenai pojok IKM ini. ‘’Dengan pameran ini, mereka mengaku sangat terbantu dalam berpromosi,’’ tegasnya.

Baca juga :  “Bengkung”, Pedagang Makanan “Diserbu” Satpol PP

Ditanya mengenai promosi, istri Bupati Tabanan ini mengatakan bahwa pihaknya juga mengajak sejumlah pelaku IKM untuk pameran di luar Bali seperti di JCC Jakarta. Untuk rencana selanjutnya, Dekranasda Tabanan membantu perajin berpromosi lewat digital melalui ‘’Market Place’’. Pihaknya akan membina para perajin agar bisa transaksi secara digital, sebab tak semua orang mengerti digitalisasi, terutama warga di pelosok-pelosok.

Dia mengajak seluruh pelaku IKM-UMKM di Tabanan agar tetap semangat dan bangkit dari situasi pandemi. ‘’Mari kita bangkit untuk bersama-sama kembali lagi agar situasi bisa seperti sediakala. Jangan khawatir karena Dekranasda Tabanan terus mendorong agar Para perajin bertambah maju dan berkembang,’’ tandas Rai Wahyuni Sanjaya. (kmb)

Baca juga :  Sepanjang April, Kasus DBD di Tabanan Menurun

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini