Cegah PMK, Bhabinkamtibmas Baler Bale Agung Edukasi Peternak

picsart 22 07 04 12 27 16 868
PEMANTAUAN - Guna mengantisipasi penyebaran wabah PMK (penyakit mulut dan kuku) pada sapi di wilayah Kelurahan Baler Bale Agung, Bhabinkamtibmas II Kelurahan BB Agung, melakukan pemantauan dan pendataan bagi Kelompok Ternak Sapi Simantri di Lingkungan Pangkung Manggis, Senin (4/7/2022).

Negara, DENPOST.id

Guna mengantisipasi penyebaran wabah PMK (penyakit mulut dan kuku) pada sapi di wilayah Kelurahan Baler Bale Agung, Bhabinkamtibmas II Kelurahan BB Agung, Aiptu I Putu Budi Arnaya, melakukan pemantauan dan pendataan bagi kelompok ternak sapi Simantri di Lingkungan Pangkung Manggis, Senin (4/7/2022).
Kepada Ketua Kelompok Ternak Simantri, I Komang Murtama, Budi Arnaya meminta agar jangan dulu membeli atau menambah sapi dari luar wilayah mengingat meningkatnya penyebaran virus PMK yang menyerang hewan ternak.

Baca juga :  Tabrakan di Melaya, PNS Tewas

Bhabinkamtibmas mengimbau warga agar menjaga sanitasi di lingkungan kandang dengan tetap menjamin kebersihan tempat makan dan minum ternak, melakukan penyemprotan disinfektan pada kandang, memberikan vitamin dan antibiotik kepada ternak yang sehat.
“Selain tetap menjaga kebersihan lingkungan kandang, jika ada ternak yang menunjukkan ciri-ciri terpapar virus PMK agar dilakukan isolasi terhadap ternak tersebut dengan kandang yang terpisah,” jelas Budi Arnaya.

Menurut Budi Arnaya, dari hasil pemantauan ternak sapi Kelompok Simantri Pangkung Manggis dalam keadaan sehat dan tidak ada yang menunjukkan terkonfirmasi virus PMK seperti sariawan, air liur berlebih dan kukunya lepas.

Kapolsek Negara Kompol I Gusti Made Sudarma Putra, menegaskan bahwa peranan Bhabinkamtibmas dalam melakukan kegiatan pembinaan di semua kalangan masyarakat yang berada di wilayah desa binaannya sangat diperlukan sebagai upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban serta mewujudkan Kamtibmas yang sehat dan kondusif.

Baca juga :  Jembrana Komitmen Kurangi Sampah Plastik untuk Bali "Resik"

Dari informasi di dua wilayah di Jembrana, ada sejumlah ternak warga yang menunjukkan ciri-ciri PMK. Seperti mulut berbusa, kuku berdarah. Dan ternak tersebut sudah diambil samplenya untuk diperiksa.

Disisi lain Ketua DPRD Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi, mengatakan, untuk PMK sudah disikapi Pemkab Jembrana. Bahkan digelar rapat di Provinsi Bali. “Nanti kita menunggu hasil. Diharapkan virus ini tidak sampai menyebar. Apalagi menjelang Idul Adha. Di Gilimanuk juga perlu diantisipasi,” pungkasnya. (120)

Baca juga :  Cegah Penyebaran Virus Corona, Polantas Polres Jembrana Luncurkan Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini