Kasus Berdarah di Desa Pegayaman, Polsek Sukasada Gali Informasi

picsart 22 07 05 19 38 24 355
GALI INFORMASI - Polsek Sukasada, saat turun ke TKP Desa Pegayaman, untuk menggali informasi, Selasa (5/7/2022)

Singaraja, DENPOST.id

Jajaran Polsek Sukasada turun langsung ke Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, untuk mengetahui kronologis kasus berdarah yang menyebabkan dua nyawa melayang.

“Kita masih mengumpulkan bukti dan keterangan untuk mengungkap seperti apa yang terjadi sebenarnya,” ungkap Kapolsek Sukasada, Kompol Made Agus Dwi Wirawan, Selasa (5/7/2022).

Dia pun meminta waktu untuk bisa mengungkap kasus ini, termasuk masih memburu dua orang yang dikabarkan kabur pascaperistiwa itu.

Sebelumnya, pada Minggu (3/7/2022) sekira pukul 23.00 Wita, terjadi perkelahian yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia di Banjar Dinas Kubu, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada. Berdasarkan keterangan saksi Siti Akrimah (istri Ketut Vauzi) menjelaskan saat itu dirinya sudah tidur bersama anaknya, lalu terbagun oleh suara teriakan orang dari luar rumah yang memanggil suaminya yang bernama Ketut Vauzi, dengan mengatakan “Bli..bli..bli..keluar “.
Karena sudah malam dan di luar gelap, maka saksi mengenali orang yang memanggil suaminya itu dari suaranya, yakni tiga orang laki-laki yang saksi kenal dengan nama panggilan Edi Salman, Jakar, dan Nu”ur.

Baca juga :  Hujan Lebat, BPBD Buleleng Tanggulangi 8 Pohon Tumbang

“Setelah suami saksi yang bernama Ketut Vauzi keluar, lalu terjadi perkelahian sehingga saksi berteriak dari dalam kamar untuk minta tolong. Selanjutnya tetangganya datang untuk memberikan pertolongan dan saat itu, dua orang temannya Edi Salman melarikan diri. Sedangkan Ketut Vauzi, dan Edi Salman sudah tergeletak bersimbah darah di lantai depan rumahnya. Warga langsung membawa Ketut Vauzi ke RSUD Singaraja, sementara Edi Salman yang sudah meninggal dunia masih tergeletak di lantai,” jelas Kapolsek Dwi Wirawan.

Baca juga :  Kasus Transmisi Lokal Covid-19 Masih Terjadi, 11 orang Terkonfirmasi

Saat petugas piket fungsi dari Polsek Sukasada tiba di TKP, ditemukan Edi Salman sudah dalam keadaan meninggal dunia dan dalam keadaan terlentang di teras rumah dan bersimbah darah, dengan luka robek di betis kaki kanan dan kepala bagian belakang. Sedangkan Ketut Vauzi, sudah dibawa ke RSUD Singaraja dan saat piket fungsi mengecek ke RSUD Singaraja, Ketut Vauzi juga sudah meninggal dunia dengan luka pada tangan kiri, dada kanan, punggung kanan dan kepala.(118)

Baca juga :  Kejari Klungkung Gunakan Kertha Gosa Sebagai "Rumah" Restorative Justice

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini