Bunda PAUD Gianyar Gagas Pendirian TPA Negeri

picsart 22 07 05 19 38 59 267
Bunda PAUD Gianyar, Surya Adnyani Mahayastra.

Gianyar, DENPOST.id

Sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA), Kabupaten Gianyar terus memastikan hak-hak anak diwilayahnya terpenuhi dengan baik. Setelah sebelumnya aktif mengunjungi kelompok bermain dan PAUD melalui roadshow pemberian makanan tambahan (PMT) dan penanganan penurunan stunting, Bunda PAUD Gianyar menggagas pendirian Taman Penitipan Anak (TPA) Negeri. Gagasan ini karena melihat fenomena pegawai Pemkab Gianyar yang kesulitan menyeimbangkan antara bekerja dengan pengasuhan anak balitanya.

Bunda PAUD Gianyar, Surya Adnyani Mahayastra menggagas berdirinya Taman Penitipan Anak (TPA) Negeri ini, dikhususkan bagi pegawai Pemkab Gianyar untuk menitipkan anaknya yang berusia 2 hingga 4 tahun. “Mereka ini biasanya perantauan dan tinggal berdua (suami-istri) tanpa didampingi orang tua dan keduanya bekerja dan pengasuhan anak menjadi kesulitan tersendiri. Jadi, inilah awal mula gagasan membuat tempat penitipan anak tersebut,” ujar Surya Adnyani Mahayastra, saat ditemui di Kantor Sekretariat PKK Kabupaten Gianyar, Selasa (5/72022).

Baca juga :  Biawak Masuk Pekarangan Warga Diamankan Damkar Gianyar

Dikatakan dia, yang menjadi dasar pendirian TPA Negeri Gianyar, yakni Permendikbud No. 84 tahun 2014 tentang Pendirian Satuan PAUD, di mana di dalamnya terdapat Taman Penitipan Anak (TPA), Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-kanak (TK). Pihaknya memastikan pendirian TPA Negeri ini legalitasnya jelas. “Ini merupakan salah satu peran dari Bunda PAUD, yaitu memberikan fasilitas pengasuhan pada anak. Dengan adanya TPA Negeri ini, kita memastikan anak-anak mendapat mendapat pengasuh yang tepat dari Pegawai Pemkab Gianyar, selama orangtuanya bekerja. Selain itu, memastikan gizi dan kesehatannya karena TPA ini juga akan ada tenaga kesehatan, seperti dokter gigi dan dokter anak, sehingga juga mendeteksi dini jika ada masalah kesehatan,” kata Surya Adnyani Mahayastra.

Bangunan TPA Negeri Gianyar sudah rampung, berlokasi di eks Kantor Sekretariat PKK. Saat ini tinggal penataan sarana dan prasarana yang ada, serta dari segi regulasi TP PKK sedang menyusun payung hukum berupa perbup atau surat keputusan bupati, sehingga jelas dan kuat. “Ini masih dalam proses, mudah-mudahan tahun ini semua sudah selesai. Jadi segera bisa kita launching,” harap Surya Adnyani Mahayastra.

Baca juga :  Agen BRILink, Keagenan Bank Dorong Inklusi Keuangan di Indonesia

Untuk pengelolaan TPA ini, Surya Adnyani Mahayastra mengatakan personelnya sudah ada. Terdiri dari kepala sekolah, tenaga administrasi, pengasuh dan tenaga kesehatan. “Pengelola ini kita ambil dari tenaga yang sudah ada, jadi ada guru PNS di PAUD, GTT, dan tenaga kesehatan kita memanfaatkan tenaga yang sudah ada, sehingga tidak membebani anggaran. Lebih lanjut untuk teknis penempatan para guru ini akan ditangani oleh Dinas Pendidikan,” tegasnya.

Baca juga :  Jembrana Kembali Raih WTP dari BPK

Surya Adnyani Mahayastra berharap TPA ini menjadi solusi bagi pegawai pemkab yang tidak memiliki pengasuh. “Ayah atau ibunya yang merupakan pegawai Pemkab Gianyar, dapat memaksimalkan kinerjanya melayani masyarakat Gianyar tanpa khawatir akan pengasuhan anaknya,” tandasnya. (116)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini