Bentuk Karakter Patriotisme, PPM Buleleng Gelar Pradiksar Bela Negara

picsart 22 07 08 15 35 07 441
PEMANTAPAN - Pemantapan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara melalui Pra Pendidikan dan Latihan Dasar terhadap Pemuda Panca Marga (PPM) 148 desa/kelurahan di Kabupaten Buleleng dan Menwa Ugracena, di Markas Batalyon Infanteri Raider 900 Satya Bhakti Wirotama, Jumat (8/7/2022).

Singaraja, DENPOST.id

Menumbuhkan rasa nasionalisme dan patriotisme sangat penting, karena setiap warga negara Indonesia memiliki tanggung jawab untuk mempertahankan wilayah dari berbagai macam ancaman. Karenanya guna membentuk karakter patriotisme, dilakukan Pemantapan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara melalui Pra Pendidikan dan Latihan Dasar terhadap Pemuda Panca Marga (PPM) 148 desa/kelurahan di Kabupaten Buleleng. Kegiatan yang juga diikuti Menwa Ugracena ini digelar selama tiga hari ke depan mulai tanggal 8-10 Juli 2022, di Markas Batalyon Infanteri Raider 900 Satya Bhakti Wirotama.

Baca juga :  Koperasi di Buleleng Didorong Terapkan Digitalisasi

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Buleleng, Komang Kappa Tri Aryandono, Jumat (8/7/2022) mengatakan, Pemerintah Kabupaten Buleleng sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Pemuda Panca Marga (PPM) hari ini yang merupakan salah satu implementasi nilai-nilai wawasan bela negara yang bukan merupakan tanggung jawab pemerintah saja.

“Kami juga ingin mengajak seluruh komponen masyarakat dalam organisasi kepemudaan atau organisasi masyarakat untuk terus memberikan pendidikan bela negara dalam wawasan yang lebih luas,” katanya.

Kappa menambahkan, dalam menyambut tahun politik pihaknya memiliki tugas menanamkan nilai-nilai wawasan kebangsaan, pendidikan politik dan kewaspadaan dini yang tentunya tidak bisa bergerak sendiri. “Kita tidak bisa bergerak sendiri, tentu harus menggandeng unsur masyarakat didalamnya,” pungkasnya.

Baca juga :  Apel Zoom Meeting Cegah Kerumunan Ala Polres Buleleng

Sementara itu ditemui di tempat yang sama, Ketua Pengurus Cabang PPM Kabupaten Buleleng, Ni Made Cantiari, mengatakan, tujuan dari kegiatan ini untuk membina dan mendidik pemuda agar mempunyai nasionalisme yang kuat serta akan menjadi panutan di desa, sehingga bisa membantu perbekel dalam membangun desa.

“Kita bina dan didik untuk berlatih serta meningkatkan disiplin sehingga bertanggung jawab terhadap bangsa dan negara,” ucapnya.

Baca juga :  26 Warga Gerokgak Jalani Rapid Test Pascakontak Dengan Pasien Positif Covid-19

Cantiari menegaskan, dalam kegiatan ini implementasi nilai – nilai wawasan kebangsaan dan 4 (Empat) konsensus dasar UUD 45, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan menjaga NKRI harus diterapkan.

Lebih lanjut dikatakan, setelah kegiatan ini akan dilaksanakan kegiatan Napak tilas, kemudian melaksanakan pembinaan terhadap 223 taman kanak-kanak (TK) yang ada di Kabupaten Buleleng termasuk orang tuanya.

“Jadi kami ingin menyosialisasikan jiwa semangat nilai 45, melanjutkan cita-cita proklamasi untuk menjaga NKRI,” pungkasnya.(118)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini