Bobol Plafon di Dua TKP, Polisi Ciduk Residivis di Surabaya

picsart 22 07 10 19 51 05 258
BOBOL RESTORAN - Pembobol restoran, tersangka Yulius Sina, dengan sejumlah barang bukti di Mapolsek Ubud.

Gianyar, DENPOST.id

Anggota Polsek Ubud, berhasil membekuk pelaku pencurian dengan pemberatan, dengan modus pembobolan plafon tersangka Yulius Sena (23) alamat Dusun RT/RW 006/003, Desa Waepana, Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Usai melakukan aksinya, lelaki ini kabur ke Jawa Timur, dan polisi berhasil menangkapnya.

Sementara korban pemilik restoran yang plafonnya dijebol, I Ketut Apriawan (34) alamat Banjar Kembengan, Desa Tulikup, Kacamatan/Kabupaten Gianyar, kehilangan sejumlah uang, HP di dua restoran yang berbeda.

Kapolsek Ubud, Kompol I Made Tama, S.H., Minggu (10/7/2022), mengatakan awalnya polisi mendapat laporan korban I Ketut Apriawan bahwa plafon restoran miliknya di Jalan Monkey Forest, Lingkungan Padang Tegal, Ubud, Gianyar, dibobol maling. Sejumlah barang uang ditaruh di tempat kasir hilang.

Selain uang, HP juga hilang dengan total kerugian mencapai Rp7 juta. Bukan itu saja, korban beberapa Minggu kemudian di restoran yang lain yang juga miliknya juga dibobol maling. Saat itu, korban rebahan di kamar sambil mengecek CCTV melihat ada pencuri masuk. Karena curiga ada maling masuk, korban kemudian menghubungi stafnya saksi I Kadek Muliana.

Baca juga :  Dua Orang Warga Gianyar Positif Covid-19

Korban kemudian bergegas ke TKP, namun pelaku berhasil meloloskan diri kabur dengan memanjat tembok yang ada di belakang restoran. Pelaku berhasil membawa kabur uang Rp2,7 juta. Atas kejadian tersebut, korban melapor ke polisi.

Kapolsek Ubud, Kompol I Made Tama menambahkan menerima laporan korban, polisi melakukan olah TKP dan minta keterangan sejumlah saksi, serta rekaman CCTV. Berdasarkan hasil rekaman CCTV, mengarah kepada pelaku dan polisi memburu pelaku. Pelaku terendus tinggal diwilayah Canggu, Badung. Namun saat penggerebekan, residivis kasus yang sama sudah kabur ke Jawa Timur.

Baca juga :  Ratusan Telur Penyu di Pantai Siyut Diselamatkan

Polisi memburu pelaku hingga ke Jawa Timur. Akhirnya Yulius berhasil ditangkap. Saat diintrogasi polisi, pelaku mengakui perbuatanya. Selain mengamankan tersangka Yulius, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Atas perbuatannya, tersangka Yulius dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke – 5 KUHP dan Pasal 363 ayat (1) ke -5 KUHP Jo Pasal 53 ayat (1) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara. (116)

Baca juga :  Pengukuhan Bendesa Bualu, Giri Prasta Ajak Masyarakat Jaga Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini