Polisi Tunggu Hasil Autopsi Kasus Dadap Putih

picsart 22 07 10 19 52 19 576
TEWAS DIKEROYOK - Korban Ketut Arsa Wijaya, yang tewas di jalan raya akibat dikeroyok.

Singaraja, DENPOST.id

Polisi saat ini masih menunggu hasil autopsi mayat Ketut Arsa Wijaya (52), yang menjadi korban pengeroyokan di Desa Dapdap Putih, Kecamatan Busungbiu. “Kita masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan kasus ini. Sementara dari empat orang yang kita periksa, tiga orang sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ucap Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya, SH., saat dikonfirmasi, Minggu (10/11/2022).

Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan di Desa Dapdap Putih, Kecamatan Busungbiu
itu, dijerat pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun. Ketiga orang tersebut, yakni Kadek Supartika (48) alamat BD Juwuk Manis, Kecamatan Pekutatan, Jembrana; Putu Roky Saputra (21) alamat Desa Juwuk Manis, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, dan I Ketut Sugiartana (19) alamat BD Munduk Tengah, Desa Dapdap Putih, Kecamatan Busungbiu.

Baca juga :  Satpol PP Gianyar Bidik Orang yang Mengkoordinir Gepeng

“Terhadap ketiga terduga pelaku saat ini diamankan di Polres Buleleng untuj 20 hari ke depan. Peristiwa tersebut, karena terjadi kesalah pahaman yang berawal dari adanya serempetan antara korban yang membawa sepeda motor dan pelaku yang membawa mobil pikap dan pelaku tidak diterima diteriaki kara-kata “bangsat” oleh korban, sehingga terjadi tindak pidana kekerasan,” jelasnya. (118)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini