Radius Sasaran Vaksinasi PMK Diperluas

picsart 22 07 11 17 44 33 178
VAKSINASI - Vaksinasi ternak sapi digencarkan untuk pencegahan meluasnya virus PMK di Bangli.

Bangli, DENPOST.id

Satgas Penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Kabupaten Bangli masih menggencarkan upaya vaksinasi ternak sapi. Di mana radius sasarannya diperluas hingga 3 kilometer dari desa yang terdampak.

Humas Satgas Penanganan PMK Kabupaten Bangli, I Wayan Dirgayusa, Senin (11/7/2022) mengatakan, jika sebelumnya hanya dua desa yang terpapar diprioritaskan vaksinasi, kali ini sasaran vaksinasi diperluas dalam radius 3 km dari dua desa yang terdampak PMK yakni Desa Demulih, Susut dan Desa Buahan, Kintamani.
Untuk perluasan cakupan ini, pihaknya telah mengambil tambahan vaksin ke Pemerintah Provinsi Bali sebanyak 2.000 botol dan Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 1.800.

Baca juga :  Tata Alun-Alun Kota Bangli, PU Anggarkan Segini

Disampaikan juga, sesuai laporan yang diterima, dua ekor sapi yang sebelumnya terpapar PMK di dusun Tabih, desa Buahan, Kintamani, akan dibeli oleh saudagar dari Karangasem untuk dipotong. “Hasil rapat kemarin, sapi yang terkena PMK untuk dagingnya bisa dikonsumsi. Namun diharapkan bagian mulut dan kakinya tidak dikonsumsi. Sup kaki tidak boleh,” ujarnya.

Disinggung harga sapi, mantan Camat Kintamani ini mengatakan pasti akan berpengaruh. Diperkirakan harga sapi yang terpapar PMK bisa jeblok hingga 50 persen lebih dari harga normal.

Baca juga :  Bangli Rencana Bangun MPP Dilengkapi UMKM dan Kuliner

Hal serupa juga disampaikan Kadis Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli, I Made Alit Parwata. Pihaknya mengaku sudah melakukan negosiasi dengan peternak. “Sapi yang dijual hari ini baru dua ekor, dibeli oleh saudagar dari Karangasem,” katanya. Dua sapi yang dijual tersebut adalah sapi yang sebelumnya diakui terpapar PMK. Namun saat ini, kondisinya sudah sehat. “Untuk daging layak dikonsumsi asalkan dilakukan pemasakan yang baik,” jelasnya. (128)

Baca juga :  Terseret Arus Saluran Irigasi, Mudri Tewas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini