Satpol PP Segel Bangunan Komersial di Kintamani

picsart 22 07 12 13 44 20 336
DITERBITKAN - Petugas Satpol PP Kabupaten Bangli, melakukan penertiban terhadap sejumlah banguan di kawasan Kintamani, yang melanggar SE Bupati. DENPOST.id/ist

Bangli, DENPOST.id

Puluhan Satpol PP Kabupaten Bangli melakukan penertiban di sejumlah bangunan komersial di kawasan Kintamani, seperti villa, warung, restoran hingga coffe shop. Selain peringatan, petugas juga melayangkan surat penyegelan terhadap dua bangunan di antaranya lantaran melanggar Perda No.9 Tahun 2013 dan SE Bupati Bangli, No. 180 Tahun 2022.

Kasatpol PP Kabupaten Bangli, Dewa Agung Suryadharma, Selasa (12/7/2022) menyebutkan, ada dua jenis kegiatan yang telah dilakukan personelnya yakni pemberhentian atau penyegelan bangunan dan penertiban bangunan mangkrak. Untuk penyegelan, pejabat asal Tabanan ini menguraikan, dimulai dari pembangunan coffee shop di Jalan Raya Batur, Kintamani jalur Bangli – Buleleng, tepatnya di seberang SPBU Kintamani.

Baca juga :  Soal Permohonan Bantuan Sekretariat dan Penyerapan Naker, DPRD Terima Audiensi Pertuni Bangli

Bangunan milik Made Sastra asal Pegadungan, Sukasada, Buleleng itu terpaksa disegel lantaran tak mengindahkan teguran atau peringatan yang telah dilayangkan petugas Satpol PP sebelumnya. Bangunannya terpaksa disegel karena melanggar SE Bupati dimana membangunnya melebihi 50 persen dari lahan yang dimiliki. “Tindak lanjut dari itu, pihak pemilik sudah bersedia membongkar bangunan tersebut secara mandiri,” sebutnya.

Petugas juga melakukan penyegelan terhadap bangunan villa di Banjar Masem, Desa Batur Selatan, Kintamani, tepatnya depan pertigaan Banjar Masem. “Disegel karena tidak menunjukkan izin dan menunda menandatangani surat pernyataan untuk mengikuti SE Bupati,” lanjutnya.

Baca juga :  BK DPD RI Usut Persoalan AWK ke Klungkung

Penertiban juga dilakukan terhadap tiga bangunan baru milik Komang Surya, lokasi depan Restoran Puri Selera, karena mangkrak. Pembangunan coffeeshop milik Kadek Agus Darsana Budi asal Keliki, Tegalalang, Gianyar. Serta banguan restoran milik Sang Ayu Sariasih, lokasi sebelah selatan Warung Makan Simpang Dumun, Kintamani (masih pembangunan pondasi).

Sebagai informasi tambahan, untuk penataan kawasan wisata Kintamani, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengeluarkan surat edaran. Sejumlah bentuk kegiatan dan bangunan baru ditata dan diatur dalam SE tersebut. Di antaranya pemilik usaha di jalur Kintamani tidak diperkenankan membangun seluruhnya pada lahan tersedia, maksimal hanya 50 persen. Selain wajib menyediakan kantong parkir, bangunan tersebut dilarang menutupi view atau pemandangan yang ada di baliknya yakni berupa Gunung dan Danau Batur. (128)

Baca juga :  Kontak dengan Pedagang— Sekeluarga di Gianyar Terpapar Corona

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini