Puri Ageng Mengwi Akan Renovasi Kawasan dan Palinggih Luhur Ratu Mas Sakti

picsart 22 07 12 19 16 22 616
PARUMAN RENOVASI - Puri Ageng Mengwi, yang dipimpin Penglingsir Puri Ageng Mengwi, Anak Agung Gde Agung, saat melakukan paruman terkait rencana renovasi kawasan, serta palinggih Luhur Ratu Mas Sakti.

Mangupura, DENPOST.id

Untuk memberikan kenyamanan umat dan pamedek yang tangkil ke Luhur Ratu Mas Sakti Pantai Segara Seseh, Desa Adat Seseh, Cemagi, Kecamatan Mengwi, dalam waktu dekat ini, Puri Ageng Mengwi akan melaksanakan renovasi (pemugaran) seluruh palinggih, termasuk penataan areal suci palinggih Luhur Ratu Mas Sakti.

Pemugaran palinggih ini diawali dengan acara matur piuning yang akan dilaksanakan pada, Senin (18/7/2022), di palinggih Luhur Ratu Mas Sakti. Hal ini diungkapkan Penglingsir Puri Ageng Mengwi, Anak Agung Gde Agung, saat memaparkan kondisi palinggih Luhur Ratu Mas Sakti di Pantai Seseh tersebut, Selasa (12/7/2022) .

Menurut Bupati Badung ke-11 ini, rencana renovasi palinggih dan penataan areal suci ini telah dimulai dengan tahapan paruman antara Puri Ageng Mengwi, dengan bendesa adat dan Prajuru Desa Adat Seseh. Pertemuan dilaksanakan di Puri Ageng Mengwi.

Dalam paruman tersebut, telah disepakati rencana renovasi palinggih Luhur Ratu Mas Sakti. Tahapan renovasi akan dimulai dari acara matur piuning, nyukat karang ring tegalan (genah dapur, pesanekan dn lain-lain) pada, Rabu (20/7/2022), nyepih/mecaru dan nyakap pada, Kamis (21/7/2022), nuntun ida batara ring utama mandala dan mulang dasar ring madya pada, Sabtu (23/7/2022), nyukat ring utama mandala pada, Minggu (7/8/2022) dan mulang dasar ring utama mandala dilaksanakan pada, Rabu (10/8/2922).

Baca juga :  Ada Pergeseran Anggaran Tahun 2022, Dewan Badung Raker dengan BPKAD

“Jadwal ngaturan yasa akan dimulai pada Minggu (24/7/2022) sampai dengan Selasa (11/10/2022) yang akan diambil oleh delapan puri pasemetonan Puri Ageng Mengwi, yaitu Puri Gede, Puri Selat, Puri Anyar, Puri Mayun, Puri Kapal Kaleran, Puri Banyuning, Puri Kamasan, dan Puri Muncan. Selanjutnya aturan yasa akan dilanjutkan oleh Desa Adat Seseh,” ujar Gde Agung.

Lebih lanjut Anggota DPD RI utusan Bali ini mengatakan palinggih Luhur Ratu Mas Sakti, merupakan amongan (tanggungjawab) Puri Ageng Mengwi yang didukung Desa Adat Seseh selaku pengemong karena berada di wewidangan Desa Adat Seseh. “Terkait pemugaran palinggih dan penataan areal palinggih sangatlah segera dilaksanakan karena kondisi meru yang ada sudah harus diganti, seperti atap sudah tipis dan kayu-kayu bataran yang ada sudah mulai rapuh. Selain itu, areal pura sudah tidak memungkinkan dan harus diperluas apalagi dengan banyaknya pemedek yang hadir saat piodalan. Perlu juga dibangun bale pesanekan, dapur dan toilet,” terangnya.

Baca juga :  Wabup Suiasa Ajak Masyarakat Canggu Sukseskan Vaksinasi

Gde Agung juga merinci palinggih yang akan direnovasi sebanyak tujuh buah, terdiri dari 1 buah meru tumpang 11, gedong alit (2 buah), paruman (2 buah), pepelik (1 buah) dan bale gong (1 buah). Selain itu perluasan areal suci pelinggih kurang lebih 2 meter ke selatan, serta meninggikan halaman pura kurang lebih 30 cm sampai 40 cm. Sumber dana pembangunan palinggih ini di back up sepenuhnya oleh Penglingsir Puri Ageng Mengwi beserta Asta Puri Ageng Mengwi, serta Desa Adat Seseh.

Baca juga :  Ringankan Beban Masyarakat, Giri Prasta Komit Lakukan Ini

”Renovasi ini diperkirakan selesai pada Desember tahun 2022. Nantinya akan dilanjutkan dengan upacara pemelaspas alit sekitar Januari 2023, dan pada 24 Mei 2023 bertepatan dengan rahina Pagerwesi yang merupakan hari piodalan ida baatara akan dilaksanakan upacara pemelaspas Ageng,” paparnya. (115)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini