Perjuangkan SHM, Puluhan Warga Gilimanuk Datangi Kantor Bupati

picsart 22 07 12 20 37 55 352
DATANGI KANTOR BUPATI - Puluhan warga Gilimanuk, saat mendatangi Kantor Bupati Jembrana, untuk memperjuangkan SHM.

Negara, DENPOST.id

Setelah sempat mendatangi Kantor DPRD Jembrana, giliran puluhan warga Gilimanuk mendatangi Kantor Bupati Jembrana. Keinginan masyarakat Gilimanuk, Kecamatan Melaya ini, untuk mendapatkan Sertifikat Hak Milik (SHM) atas lahan tanah negara yang mereka tempati secara turun temurun, dengan sistem Hak Penggunaan Lahan (HPL) mendapat angin segar, setelah bertemu dengan Bupati Jembrana, I Nengah Tamba.

Menyampaikan aspirasinya, puluhan warga Gilimanuk itu, ditemui secara perwakilan oleh Bupati Tamba, di Aula Jimbarwana Kantor Bupati Jembrana, Selasa (12/7/2022).

Dalam pertemuan itu, Tamba mengungkapkan kesiapannya untuk memfasilitasi, membantu, serta mengawal aspirasi warga Gilimanuk memperoleh kepemilikan SHM. “Visi kami memimpin adalah membangun masyarakat Jembrana yang bahagia berlandaskan Tri Hita Karana. Jadi, kalau hari ini ada perjuangan masyarakat Gilimanuk untuk menaikan status HPL menjadi sertifikat hak milik, itu kita bantu dan fasilitasi yang menjadi aspirasi mereka,” ujar bupati didampingi sekda I Made Budiasa, dan Asisten Administrasi Umum I Made Dwi Maharimbawa.

Kata bupati selanjutnya akan dibentuk tim kecil yang berperan mengawal aspirasi tersebut. Tim ini nanti akan bekerja mengkaji berbagai aturan yang mendukung perubahan status sertifikat itu. Dalam bekerja nanti, tim ini juga akan didukung oleh OPD teknis didalamnya.

Baca juga :  Pabrik Tepung Ikan di Pengambengan Terbakar

Hanya saja bupati tetap mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan bersabar.
Dihadapan warga yang hadir menyampaikan aspirasi,
proses itu sebutnya tentu memerlukan waktu yang tidak singkat. Terlebih aset tersebut bukan milik daerah atau provinsi, seperti di Sumber Kelampok Buleleng. Melainkan aset pemerintah pusat yang diberikan kepada daerah mengelola sebagai sumber pendapatan daerah dalam bentuk hak pengelolaan lahan (HPL).

Sementara perwakilan warga Gilimanuk, Gede Bangun Nusantara mengungkapkan apresiasinya atas respon positif bupati. Pertemuan dengan bupati merupakan langkah lanjutan, setelah sebelumnya mereka diterima DPRD. Aspirasi ini sebutnya telah mendapat dukungan 80% masyarakat Gilimanuk, yang sudah mengumpulkan surat pernyataan bertandatangan KTP langsung.
“Sebagai langkah awal kita dapatkan dulu dukungan dari bupati dan DPRD. Sedangkan masyarakat kami solid dengan dukungan melalui pengumpulan KTP. Aspirasi ini sudah jelas, kita akan membentuk tim yang lebih rinci untuk menangani aset-aset di Gilimanuk. Harapan kita tidak ada lagi proses penundaan untuk pelepasan,” ujarnya. (120)

Baca juga :  Bank Diminta Tak Takut Salurkan Kredit ke Calon Pekerja Migran Indonesia

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini