Asesor Unesco Kembali Validasi Batur Unesco Global Geopark

20220714 153131

Bangli, DENPOST.id

Untuk kali kedua, asesor dari Unesco Global Geopark kembali melakukan validasi terhadap Batur Unesco Global Geopark (BUGG). Validasi ini berlangsung selama tiga hari, yakni dari Rabu, 13 Juli hingga Sabtu, 16 Juli 2022. Kedatangan tim diterima Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta bertempat di Museum Gunung Api Batur, Rabu (13/7).

Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta pada kesempatan itu mengatakan Batur Unesco Global Geopark adalah global geopark pertama di Indonesia yang diakui oleh UNESCO dalam Konfrensi Geopark Eropa Eropa ke- 11 di Auroca, Geopark Portugal, 20 September 2012. “Pembangunan geopark sangat penting bagi keberlanjutan bumi, dimana secara konseptual tiga pilar utama yang harus dijaga yaitu, keanekaragaman hayati, budaya dan seni yang harus kita lindungi demi generasi kedepannya,” ujarnya.

Baca juga :  Warga Peguyangan Ditemukan Tewas di Susut

Sejak menjadi bagian dari Global Geopark Network (GGN), kata Bupati asal Desa Sulahan ini, Batur Unesco Global Geopark terus tumbuh menjadi salah satu destinasi pariwisata paling favorit di Bali dengan jumlah pengunjung sebanyak 941.410 pada 2019, dengan pendapatan senilai Rp 26 miliar. “Tahun 2016 lalu Batur Unesco Global Geopark telah divalidasi untuk pertama kalinya. Yang mana, tim saat itu memberikan 11 rekomendasi untuk ditindak lanjuti guna meningkatkan kualitas pengelolaan Geopark Batur,” ucapnya.

Semestinya valigasi ini dilaksanakan tahun 2020 lalu, namun karena pandemi Covid 19 validasi ditunda, dan tahun ini baru bisa dilaksanakan. Pandemi Covid 19 telah menghentikan berbagai program pembangunan infrastruktur umum, menurunkan pertumbuhan ekonomi global dan mengurangi jumlah kunjungan wisatawan asing ke Indonesia. “Dengan keberhasilan vaksinasi masal dan penerapan protokol kesehatan yang ketat, kondisi pariwisata di Batur Global Geopark Unesco telah mengalami pertumbuhan yang cukup bagus.Ini adalah peluang baru bagi Pemerintah Kabupaten Bangli dan pengelola Batur Global Geopark untuk mengambil momen pasca Covid-19,” ujarnya.

Baca juga :  Puluhan Hewan Kurban Diperiksa di Dua Masjid di Bangli

Lebih lanjut dijelaskan, berbagai platform forum travel seperti Trip Advisor dan travel agent online di dunia dalam dua tahun terakhir selalu merekomendasikan kawasan Geopark Batur dengan produk “Bali sunrise Tracking” sebagai pilihan travelist. Berkaitan dengan itu, pihaknya telah melaksanakan berbagai program pembangunan untuk meningkatkan fasilitas pendukung dan keberlanjutan Geopark Global Batur Unesco.

Sementara Asesor Unesco Global Geopark Nicholas Talbot Powe mengatakan, merupakan suatu kebanggaan dan keistimewaan bagi dirinya beserta tim bisa datang di Kabupaten Bangli. Pihaknya berharap dapat menemukan pengalaman baru di daerah yang sangat indah ini, menerima sambutan yang luar biasa dengan sebuah pementasan seni tari dan alunan musik yang begitu megah dan mempesona. “Dalam empat hari ke depan kita akan meninjau lebih lanjut bagaimana daerah yang indah ini mampu menghubungkan antara aspek geologikal dengan aspek budaya dan sebagainya. Kami akan menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya, untuk kami mohon kerjasamanya,” pungkasnya. (c/128)

Baca juga :  Catat Sejarah UMKM Indonesia, BRI Resmi Jadi Induk Holding BUMN Ultra Mikro

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini