Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Denpasar Gencarkan Vaksin Booster

picsart 22 07 19 19 20 51 196
VAKSIN BOOSTER - Pemkot Denpasar terus menggenjot pelaksanaan vaksin booster kepada masyarakat, yang kali ini dilakukan di Kantor Lurah Dauh Puri, Senin (18/7/2022).

Dauh Puri, DENPOST.id

Kasus posistif Covid-19 di Kota Denpasar, belakangan ini terus meningkat. Karena itu, kebijakan pun diambil Pemerintah Kota Denpasar di dalam melakukan langkah antisipasi.

Langkah antisipasi itu, yakni melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar yang mengambil kebijakan pengetatan protokol kesehatan (Prokes) di masing-masing sekolah. Di mana, melalui surat edaran (SE) Disdikpora menembuskan ke masing-masing sekolah supaya prokes lebih diperketat lagi, seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, serta menjaga jarak.

Baca juga :  Komisi IV Nilai PKM di Denpasar Masuk Akal

Sedangkan Pemkot Denpasar mengintensifkan vaksin dosis satu, dua dan tiga (booster) melalui jemput bola ke banjar-banjar atau desa/kelurahan se-Denpasar. Untuk vaksinasi booster ini ditujukan kepada masyarakat yang berumur 18 tahun ke atas.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga kembali mengimbau masyatakat Kota Denpasar supaya tetap taat prokes.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, Dewa Gede Rai, Selasa (19/7/2022), mengatakan kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar, belakangan ini cenderung naik. Karena itu, langkah antisipasi dilakukan supaya kasus ini tidak sampai meningkat drastis. “Kalau di pendidikan di wilayah Kota Denpasar, Disidikpora telah mengeluarkan surat edaran pengetatan prokes bagi lingkungab sekolah masing-masing. Hal ini dilakukan supaya kasus Covid-19 bisa diminalisir agar jangab sampai terulang seperti kasus yang dulu sampai siswa belajar secara daring,” kata Dewa Rai.

Baca juga :  Kebakaran Hanguskan Ruang Perpustakaan SDN 2 Mas

Sementara untuk Pemkot Denpasar, lanjut dia, melakukan langkah antisipasi dengan menggencarkan vaksinasi dengan cara jemput bola ke banjar-banjar dan desa/kelurahan. “Vaksinasi dosis satu, dua dan tiga (booster) kami intensifkan bagi warga yang berumur 18 tahun ke atas. Vaksinasi ini terus dilakukan supaya kekebalan komunal terbentuk, sehingga pandemi Covid-19 bisa berubah menjadi endemi. Kami juga harapkan masyarakat tetap taat prokes,” harapnya.

Baca juga :  Tiga Hari, 374 Timbangan di Pasar Kereneng Ditera Ulang

Sementara itu, kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar masih terjadi. Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar hari ini diketahui kasus meninggal dunia nihil penambahan. Kondisi ini dibarengi dengan penambahan kasus sembuh sebanyak 23 orang. Namun demikian, kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar bertambah sebanyak 60 orang. (112)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini