PMK di Badung Ditemukan 26 Kasus

picsart 22 07 21 19 21 09 234
PMK SAPI - Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Badung menyerang 26 ekor sapi.

Mangupura, DENPOST.id

Hingga kini, kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Badung telah menyerang 26 ekor sapi. Bahkan untuk memutus mara ratai penularan PMK, puluhan sapi tersebut telah dilakukan pemotongan bersyarat.

Namun belum diketahui apakah para peternak mendapatkan ganti rugi, setelah sapinya dipotong bersyarat.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Badung, I Wayan Wijana pun membenarkan hal tersebut. Namun, pihaknya tak menyebutkan di mana saja penyakit tersebut menyebar. “Sesuai laporan ke sistem informasi kesehatan hewan (iSIKNAS) sebanyak 26 kasus, dan semuanya sudah dilakukan pemotongan bersyarat,” ujar Wijana, saat dikonfirmasi, Kamis (21/7/2022).

Menurut dia, pemotongan bersyarat dilakukan hanya menyisakan bagian daging saja. Sementara untuk bagian kepala, kulit, ekor, tulang dan jeroan harus dikubur. Saat melakukan pemotongan pun para jagal harus mengikuti beberapa persyaratan. “Jagal wajib memakai APD, diawasi dokter hewan, menyiapkan disinfektan, memperhatikan kesrawan (kesejasteraan hewan), keselamatan petugas dan kenyamanan lingkungan,” ungkapnya, seraya menyebutkan empat ekor sapi yang ditemukan di Lingkungan Kwanji sudah dilakukan pemotongan.

Baca juga :  Tekan Penyebaran Covid-19, Parwata Minta Satgas Lebih Serius

Disingung terkait biaya ganti rugi, Wijana mengaku masih menunggu petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis terkait besaran biaya tersebut. Namun, ia menerangkan sudah ada rencana pemerintah pusat untuk memberikan bantuan kepada peternak yang sapinya dipotong beryarat. “Sebelum juklak dan juknis turun, kami belum berani menyebutkan besaran bantuan,” terangnya.

Seperti diketahui, berdasarkan data Satgas Penanganan PMK jumlah sapi yang tertular PMK sebanyak 26 ekor. Jumlah penularan tertinggi ada di Desa Baha, Kecamatan Mengwi dengan jumlah 13 ekor. Disusul Desa Dalung, Kuta Utara (6 ekor), di Desa Darmasaba, Abiansemal (2 ekor), dan di Cemagi, Mengwi (1 ekor sapi) dan di Desa Adat Sempidi (4 ekor). (115)

Baca juga :  Lakalantas, Satu Unit Mobil Terbalik

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini