Badung Selatan Nihil Kasus PMK

picsart 22 07 24 18 08 54 084
SEMPROTKAN ECO ENZYM -Mobil Pemadam Kebakaran, saat melakukan penyemprotan eco enzym di wilayah Badung.

Kutsel, DENPOST.id

Kasus PMK yang merebak di Badung dan Bali, memang membuat khawatir para peternak, termasuk di wilayah Badung Selatan, seperti Kuta Selatan (Kutsel). Namun, kekhawatiran warga ini sedikit terobati karena berdasarkam data dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung hingga saat ini, belum ditemukan ada kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terhadap ternak di wilayah Badung Selatan.

Meski demikian, sebagai antisipasi peternak diimbau untuk melakukan “Bio Security” yang lebih ketat. Imbauan ini disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Badung, Wayan Wijana, dihubungi, Minggu (24/7/2022).

Baca juga :  Anggota DPRD Doakan Masyarakat Badung Dijauhi dari Penyebaran Covid-19

Adapun Bio Security yang dimaksudkan, yakni dengan menjaga kebersihan kandang, spraying desifektan secara rutin dan membatasi orang, barang dan hewan liar masuk ke kandang. Terlebih di kawasan Kutsel, seperti diketahui banyak ternak yang dilepaskan untuk mencari makan sendiri.

“Untuk Badung Selatan, sampai saat ini tidak laporan kasus. Sedangkan untuk di Kabupaten Badung, tercatat ada 26 kasus dan semuanya sudah dilakukan pemotongan bersyarat, sehingga saat ini Badung Selatan zero kasus,” beber mantan Kabag Humas Setda Badung tersebut.

Baca juga :  14 Kg SS dan Empat Truk Miras Dimusnahkan 

Ditanya langkah antisipasi yang dilakukan jajarannya, Wijana mengungkapkan selain vaksinasi, pihaknya juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat, serta menggelar penyemprotan desinfektan dengan eco enzym.

“Mumpung masih belum ada kasus PMK di sana, kami imbau kepada peternak agar melakukan bio security yang lebih ketat, menjaga kebersihan kandang, spraying desifektan secara rutin, membatasi orang, barang dan hewan liar masuk ke kandang,” sarannya sembari mengungkapkan untuk desinfektan dan alat spraying sudah didistribusikan ke kecamatan.

Baca juga :  Antisipasi Serangan Hama Wereng Coklat, Dinas Pertanian dan Pangan Gelar Gerdal

Diharapkan dia, tim kecamatan dan desa ikut membantu spraying. (113)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini