Disidak Komisi I DPRD Bali, Atlas Beach Fest Malah Diberi Toleransi

atlasku
SIDAK - Komisi I DPRD Provinsi Bali bersama Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Sekretaris DPRD Provinsi Bali, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Bali, Satpol PP Provinsi Bali, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bali saat sidak ke Atlas Beach Fest di Pantai Berawa, Canggu, Kuta Utara, Badung, Senin (25/7/2022). (DenPost.id/ist)

Canggu, DenPost.id

Komisi I DPRD Provinsi Bali bersama Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Sekretaris DPRD Provinsi Bali, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Bali, Satpol PP Provinsi Bali, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bali melaksanakan kunjungan kerja (kunker) sekaligus sidak ke Atlas Beach Fest di Pantai Berawa, Canggu, Kuta Utara, Badung, Senin (25/7/2022). Beach club yang diklaim terbesar di Asia ini diduga belum mengantongi izin operasional lengkap. Namun setelah dilakukan pembahasan bersama secara tertutup, ditemukan izin yang menjadi kewenangan provinsi dan telah berproses. Dengan demikian, Atlas masih diberikan toleransi sepanjang akan melengkapi izin-izin.

Baca juga :  Gali Sumur, Sujana Terkubur Delapan Jam

Ketua Komisi I DPRD Bali I Nyoman Budi Utama menyampaikan pertemuan dilakukan tertutup, bukan berarti ada yang ditutup-tutupi. Bahkan dalam pembahasan yang berlangsung selama 1 jam lebih itu, ditemukan bahwa pengajuan IMB Atlas Beach Fest di Badung sudah keluar. Dikatakan pula, terdapat dua kewenangan antara kabupaten dan provinsi mengenai izin. Khusus untuk provinsi, izin yang perlu dilengkapi sudah dalam proses.

Anggota Komisi I DPRD Bali, I Made Supartha, memaparkan setidaknya ada 26 perizinan menjadi kewenangan Pemprov Bali, dan sisanya ada di kabupaten. Namun setelah ada komunikasi, perizinan sedang berproses, karena sistem dari perizinan ini berbasis online. Tinggal diverifikasi oleh Dinas Pariwisata Provinsi Bali.

Dikatakan pula bahwa Atlas Beach Fest baru melengkapi izin Nomor Induk Berusaha (NIB) saja. Sedangkan dalam sidak Senin  kemarin disepakati bahwa Atlas diberi kesempatan untuk melengkapi semua izin operasional yang ditentukan.

Baca juga :  19 Napi Lapas Wanita Dilarikan RSUP Sanglah, Satu Tewas, Dua Kritis

Hal senada diungkapkan Sekretaris Komisi I DPRD Bali, Dewa Nyoman Rai. Pihaknya memberi kebijakan kepada investor, terutama Atlas Beach Fest, lantaran telah ada itikad baik memproses izin. “Untuk sementara ini tidak ditutup. Pertama: secara etika ada itikad baik dari investor untuk mengurus izin meski tengah diproses. Kalau tidak urus izin, kami  minta tutup, sikat. Kalau masih proses, kami bijaksanai,” tandasnya.

Sedangkan Humas Atlas Beach Fest, Tommy, menyampaikan bahwa pihaknya tengah mengurus izin operasional. Beberapa izin juga dikatakan telah terverifikasi. “Sudah banyak terverifikasi. Hanya ada yang persyaratannya dalam jangka waktu satu tahun baru bisa memenuhi persyaratan,” tandasnya. (kmb)

Baca juga :  Rabu, Kasus Positif Covid-19 di Denpasar Melonjak 218 Orang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini