Kasus Korupsi Pengadaan Masker, Mantan Kadissos Karangasem Divonis 1,5 Tahun Penjara

sudangku
KASUS MASKER - Para terdakwa kasus pengadaan masker di Karangasem saat disidangkan di Pengadilan Tipikor Denpasar, Senin (25/7/2022). (DenPost.id/ist)

DenPasar, DenPost.id

Mantan Kadis Sosial (Kadissos) Kabupaten Karangasem I Gede Basma akhirnya dijatuhi hukuman (divonis) 1,5 tahun penjara, potong masa tahanan dan denda Rp 50 juta (subsider dua bulan kurungan), dalam kasus korupsi pengadaan masker. Vonis ini dibacakan majelis hakim dalam sidang putusan di Pengadilan Tipikor, Denpasar, pada Senin (25/7/2022).

“Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti secara sah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan subsider dengan pidana penjara 1,5 tahun penjara, denda Rp 50 juta, subsider Rp 50 juta,” ujar majelis ketua hakim I Gede Novyartha, S.H.

Baca juga :  Gubernur Koster: Sudah Saatnya Bali ‘’Open Border’’ , Tentukan Saat ‘’Dewasa Ayu’’ 14 Oktober

Atas putusan ini, jaksa penuntut umum (JPU) dan pengacara terdakwa menyatakan pikir-pikir. Vonis hakim ini sejatinya jauh lebih ringan dibanding tuntutan jaksa. Sebelumnya, JPU menuntut terdakwa Basma dengan hukuman 8 tahun penjara. Dalam putusannya, hakim menyebut bahwa terdakwa Basma secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi (tipikor) sebagaimana dalam dakwaan subsider yakni Pasal 3 jo Pasal 18 UU No.31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tipikor sebagaimana diubah dengan UU No.20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No.31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tipikor jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. “Apa yang dilakukan Gede Basma setidaknya menguntungkan korporasi dan memenuhi unsur menyalahi kewenangan karena jabatan,” tegas majelis hakim. (yan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini