Sengketa Tanah Adat Bonbiyu Berakhir Damai, Patok Akhirnya Dicabut

picsart 22 07 27 21 07 02 909
SEPAKAT DAMAI - Kapolres Gianyar, AKBP I Made Bayu Sutha Sartana, didampingi Ketua MDA Gianyar, Drh. Anak Agung Alit Asmara; Waka Polres Gianyar, Kompol Marzel Doni, dan para pihak menandatangani kesepakatan damai di Mapolres Gianyar, Rabu (27/7/2022).

Gianyar, DENPOST.id

Sengketa tanah adat di Desa Adat Bonbiyu, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, berakhir damai. Hal ini menyusul penandatanganan kesepakatan damai antarkedua belah pihak. Kesepakatan damai berlangsung di Aula Tri Brata Polres Gianyar, Rabu (27/7/2022).

Penandatanganan kesepakatan damai sesuai dengan hasil paruman yang dilaksanakan di Wantilan Pura Puseh dan Desa Adat Bonbiyu, 22 Juli 2022, yang dimediasi Tim Sipandu Beradag Kabupaten Gianyar, dan Kring Polri Polres Gianyar.

Dalam penandatanganan kesepakatan damai dihadiri Kapolres Gianyar, AKBP I Made Bayu Sutha Sartana, S.I.K., M.H; Ketua MDA Kab Gianyar, Drh Anak Agung Alit Asmara; Waka Polres Gianyar, Kompol Marzel Doni,S.I.K.,MH, Kasat Binmas, Camat Blahbatuh, Waka Polsek Blahbatuh, Danramil 1616-04/Blahbatuh, Perbekel Desa Saba, Bendesa Adat Bonbiyu, Kertha Desa Adat Bonbiyu, dan Saba Desa Adat Bonbiyu.

Ketua MDA Kabupaten Gianyar, Alit Asmara selaku Ketua Sipandu Beradat Kabupaten Gianyar menyampaikan apresiasi kepada pihak kepolisian atas penyelesaian terkait masalah sengketa tanah adat yang terjadi di Desa Adat Bonbiyu. Pihaknya menekankan kembali tentang status tanah, baik berupa tanah yang berstatus adat maupun dinas agar para prajuru maupun pihak – pihak yang ada di wilayah dikoordinasikan dan diselesaikan terlebih dahulu pada tingkat bawah/desa dan jangan langsung main lapor.

Baca juga :  Sejumlah Nakes Positif Corona, RS Ganesha Tak Bisa Ditutup

Sementara Kapolres Gianyar, AKBP Made Bayu Sutha Sartana mengatakan pihak kepolisian akan berusaha menyelesaiakan suatu permasalahan secara beradab dan penuh kekeluargaan, serta harapan kedepannya tidak ada lagi muncul permasalahan yang banyak menguras energi dan waktu. Kapolres juga menekankan kepada para warga/prajuru di wilayah untuk menyelesaikan suatu permasalahan secara musyawarah/mediasi, sehingga kedepannya tidak ada lagi muncul permasalahan yang seolah – seolah harus di selesaikan ke pihak kepolisian.

Baca juga :  Dukung Perkembangan Tenun Ikat Gianyar, Kemenkop UKM Gelar Pelatihan Vocational

Selesai penandatanganan perdamaian, kegiatan dilanjutkan dengan pencabutan patok secara simbolis di lokasi yang di sengketakan para Prajuru Desa Adat Bonbiyu, dan disaksikan Kasat Binmas Polres Gianyar, serta didampingi Ketua MDA Gianyar, dan unsur Muspika Kecamatan Blahbatuh. (116)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini