Dua Residivis Penipuan Online Lintas Provinsi Ditangkap

picsart 22 07 27 21 07 49 881
PENIPUAN ONLINE - Dua penipuan online, dengan tersangka Zainal Arifin Bin Togiman, dan Maradona Agus Ilyas Bin Sumadi, di Mapolsek Sukawati, Rabu (27/7/2022).

Gianyar, DENPOST.id

Diera medsos sekarang ini, masyarakat diharapkan hati-hati dalam jual beli online. Seperti yang dialami korban I Nyoman Gde Suryawan. Lelaki ini menjadi korban penipuan online yang dilakukan dua orang pelaku residivis narkoba, masing- masing Zainal Arifin Bin Togiman (32) alamat Jalan Gembong Sawah Barat 3/1, RT 03/RW/06, Kelurahan Kapasan, Simokerto, Surabaya, Jawa Timur, dan tersangka Maradona Agus Ilyas Bin Sumadi (27) alamat Dusun Jenek Wetan, RT 15/RW 3 Dusun Krembangan, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Jawa Timur.

Kini dua tersangka diamankan Mapolsek Sukawati, berikut sejumlab barang bukti. Terhadap perbuatannya, dua lelaki ini dijerat dengan Pasal 45 ayat (1) UU 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara dan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman 4 tahun penjara.

Baca juga :  Intake Belusung Diterjang Pasir, Tirta Sewakadarma Stop Produksi

Hal ini disampaikan Kapolsek Sukawati, Kompol I Made Ariawan P, S.H., didampingi Kasi Humas Polres Gianyar, AKP Nyoman Hendrajaya, dan Kanit Reskrim Polsek Sukawati, AKP Anak Agung Alit Sudharma, S.H, M.H., di Mapolsek Sukawati, Rabu (27/7/2022).

Dikatakan penangkapan ini berawal dari laporan sejumlah korban, termasuk korban Suryawan. Berdasarkan laporan korban mengalami penipuan belanja online. Kepada polisi, korban Suryawan mengaku pada 30 Juni 2022, tertarik membeli satu unit sepeda motor Kawasaki Ninja, melalui market place Face Book seharga Rp24 juta, dengan sistem COD.

Baca juga :  Pegawai dan Hakim Terpapar Covid-19, PN Gianyar Tunda Beberapa Sidang

Dalam modusnya, pelaku minta korban agar melunasi motor dengan alasan orang tua korban sakit. Untuk meyakinkan korban, pelaku mengirim resi pengiriman melalui salah satu jasa pengiriman. Korban kemudian mengirim uang kepada pelaku. Bahkan korban mengirim uang ke sejumlah rekening yang diberikan korban.

Sementara pelaku hanya mengirim 1 buah baju kaos kepada korban. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian Rp32,1 juta. Atas laporan itu, polisi mengejar keberadaan dua pelaku. Akhirnya anggota Polsek Sukawati berhasil menangkap dua pelaku di tempat kosnya di wilayah Mayangan, Probolinggo, Jawa Timur.

Baca juga :  Ketua LPD Ked, Desa Taro Tewas Gantung Diri

Hasil intrograsi, dua pelaku mengakui perbuatannya. Dalam aksinya, tersangka Maradona berperan mengaploud sepeda motor di FB. Sementara Zainal Arifin Bin Togiman, meyakinkan korban sepeda motor sudah dikirim. Hasil intrograsi dua pelaku sudah berhasil menipu korban di sejumlah tempat, yakni di Lampung 4 kasus, di Kalimantan Barat (2 kasus), Kediri (2 kasus), Jepara (1 kasus), Semarang (1 kasus), dan Surabaya (1 kasus). “Dua pelaku masing-masing residivis narkotika beraksi 12 TKP. Uang habis untuk judi online dan biaya hidup sehari-hari,” kata Kapolsek Sukawati. (116)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini