Perumda Tribhuwana Diminta “Tidak Berburu di Kebun Binatang”

picsart 22 07 27 21 08 22 560
RANPERDA - Sidang paripurna DPRD Jembrana, Rabu (27/7/2022), dengan agenda pandangan fraksi terhadap dua ranperda.

Negara, DENPOST.id

Sidang Paripurna VII masa persidangan III DPRD Jembrana, Rabu (27/7/2022), terkait pandangan umum fraksi terhadap ranperda penyerataan modal daerah pada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tribhuwana dan ranperda tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah.

Sidang dipimpin Ketua DPRD Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi, dan dihadiri Anggota DPRD, Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, serta Forkopimda dan pimpinan OPD.

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah fraksi menilai Perumda Tribhuwana perlu dikaji lebih mendalam, serta harus dipastikan agar Perumda Tribhuwana benar-benar memberikan kontribusi pendapatan daerah yang sesuai dengan penyertaan modal yang telah diberikan dan manfaat sosial bagi masyarakat dapat dirasakan, baik untuk pengembangan usaha ekonomi masyarakat maupun CSR.

“Dalam penyertaan modal ini, kami sangat mendukung agar segera direalisasikan guna mempercepat berjalannya program-program yang telah direncanakan oleh perumda,” kata H Muhamad Yunus, Ketua Fraksi Kebangkitan Persatuan DPRD Jembrana.

Baca juga :  Tenaga Kesehatan di Nusa Penida Disediakan Rusunawa

Sementara Ketua Fraksi Gerindra, I Ketut Sadwi Darmawan mengatakan dengan penyertaan modal yang diberikan kepada Perumda Tribhuwana, maka kerja keras dan kerja cerdas harus dilakukan dalam rangka mengelola perusahaan menjadi berkembang dengan memberi pelayanan usaha bagi masyarakat Jembrana.

Pihaknya berharap kepada Direksi Perumda dapat melakukan presentasi dihadapan dewan tentang perencanaan bisnis usaha yang akan dijalankan perumda ke depannya. Ini penting dilakukan, mengingat kedudukan perumda dalam membentuk usaha dan saling menguntungkan, sehingga tujuan penyertaan modal pemda adalah meningkatkan sumber PAD.

Baca juga :  Trek-trekan, Sembilan Remaja Diamankan Polsek Sukawati

“Semoga tidak ada kesan bahwa keberadaan Perumda Tribhuwana dalam menjalankan bisnis/usahanya ibarat berburu di kebun binatang, sehingga keberadaan dewan direksi nantinya dituntut untuk dapat berinovasi, kreatif dan visioner dalam menjalankan usaha,” kata Sadwi.

H Adrimin, mewakili Fraksi PDIP mengatakan pendirian badan usaha ini harus disertai dengan upaya penguatan kapasitas dan didukung oleh kebijakan daerah yang memfasilitasi keberlangsungan usaha. Mengingat, badan usaha ini masih membutuhkan landasan yang kuat dan ditopang kebijakan yang memadai untuk tumbuh dan berkembang. (120)

Baca juga :  Beralasan Kepepet Penuhi Kebutuhan Hidup, Pelaku Bobol Kotak Sesari Dua Pura

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini