Di Bangli, Pengaduan Kerusakan Infrastruktur Ditangani Khusus

picsart 22 07 28 15 57 29 018
RAPAT EVALUASI - Wabup Bangli saat memimpin rapat evaluasi Pengaduan 24 Jam Bangli Era Baru. DENPOST.id/Ist

Bangli, DENPOST.id

Selama setahun terhitung sejak Maret 2021 sampai Juni 2022 tercatat sebanyak 1.136 laporan yang masuk di Layanan Pengaduan 24 Jam. Jumlah itu terdiri dari 1.074 laporan non-kedaruratan dan 62 laporan kedaruratan. Dari jumlah tersebut, Pemkab Bangli mengklaim sudah tertangani hampir semua yakni 99 persen. Di mana untuk infrastruktur akan ditangani secara khusus mengingat perlu dilakukan perencanaan. Demikian terungkap dalam Evaluasi Pengaduan 24 Jam Bangli Era Baru, Kamis (28/7/2022).

Rapat dipimpin Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, didampingi Inspektur dan Kadis Kominfosan Kabupaten Bangli. Turut hadir, Kepala Disparbud, Kasat Pol PP, Kadis PKP, Kadis Perhubungan, Kepala Cabang PLN Wilayah Kabupaten Bangli, Kepala Cabang PT Telkom, serta tim teknis dan operator dari masing – masing OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli.

Baca juga :  Operasi Ketupat, Polres Bangli Siapkan Empat Pos

Inspektur berharap masing-masing OPD membuat SOP dari pengaduan yang masuk ke masing-masing dinas, agar lebih memudahkan dalam penanganan pengaduan. Di samping itu, pengaduan masyarakat agar disinkronkan ke sistem SP4N Lapor agar bisa menaikkan nilai dari Monitoring Control For Prevention (MCP) KPK.

Dalam sambutannya, Diar mengatakan, program layanan 24 Jam Bangli Era Baru merupakan program layanan pengaduan dari masyarakat yang telah ditetapkan berdasarkan Peraturan Bupati Bangli Nomor 6 Tahun 2021 tentang Program Layanan Cepat Dua Puluh Empat Jam Bangli Era Baru.
Dia menekankan agar pelayanan terus ditingkatkan. “Saya sangat mengapresiasi dari kerjasama tim ini, serta mengucapkan terima kasih kepada para tim yang tergabung dalam program ini. Masyarakat sudah sangat merasakan pelayanan dari program pengaduan ini, dan saya berharap dari pihak PDAM agar terus berbenah dalam upaya menangani pelayanan kepada masyarakat,” pintanya.

Baca juga :  Penuh, Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di RSU Bangli

Secara umum, pihaknya juga berharap semua tim yang ada di OPD agar memahami pekerjaan dari pelayanan pengaduan masyarakat ini. “Mengingat dalam upaya memajukan Kabupaten Bangli menuju Bangli Era Baru, kita harus terus meningkatkan kualitas dan kesigapan dari pelayanan itu sendiri,” imbuhnya.

Di sisi lain, Kadis Kominfosan Kabupaten Bangli, I Wayan Dirgayusa, mengatakan, sejak awal berdiri, pengaduan 24 jam Bangli Era Baru telah menerima sebanyak 1.136 pengaduan dari masyarakat. Dari jumlah itu, 62 laporan kedaruratan dan 1.074 non-kedaruratan.
“99 persen tertangani, ada satu yang tidak kita tangani karena pelapor tidak menyertakan nama dan alamat tempat,” katanya.

Baca juga :  Polres Bangli Gelar Operasi Cipkon Agung, Ini Sasarannya

Dirgayusa juga menekankan, sesuai intruksi Wakil Bupati Bangli agar pengaduan tentang kerusakan infrastruktur dan fasilitas umum nantinya akan ditangani secara khusus untuk dimasukan dalam rencana pembangunan ke depan. “Selain itu, ke depannya layanan pengaduan 24 jam akan lebih dimaksimalkan dengan meningkatkan koordinasi antar-OPD dan instansi terkait lainya agar semua pengaduan dan keluhan masyarakat bisa tertangani dengan baik,” pungkasnya. (128)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini