Fakta Baru Kasus Penyiksaan Anak, Selain Disiksa Korban Juga Dicabuli

picsart 22 08 01 16 48 24 336
PENGANIAYAAN - Kapolresta Denpasar, Kombes Bambang Yugo Pamungkas bersama sejumlah aktivis perempuan dan anak saat membeberkan hasil penyelidikan kasus penganiayaan terhadap anak di bawah umur.

Padangsambian, DENPOST.id

Aparat kepolisian mengungkap fakta baru setelah mendalami keterangan korban penyiksaan anak yang dilakukan tersangka Yohanes Paulus Maniek Putra (40). Tak hanya mematahkan kaki bocah berusia 4 tahun itu, tersangka asal Kupang, NTT itu juga memukul bibir korban hingga tiga gigi depannya lepas.

Yang lebih mengejutkan, tersangka yang merupakan pacar ibu korban itu ternyata juga mencabuli korban berulang kali. “Pencabulan yang dilakukan tersangka tanpa sepengetahuan ibu korban. Namun penganiayaan tersebut diketahui oleh ibunya, namun dibiarkan saja. Alasan tersangka Dwi membiarkan anaknya dipukuli dan dianiaya karena dia mengaku takut,” beber Kapolresta Denpasar, Kombes Bambang Yugo Pamungkas, Senin (1/8/2022).

Baca juga :  Komit Beri Layanan Adminduk, Denpasar Raih "Dukcapil Bisa"

Menurut Bambang, tersangka diduga kuat melakukan pencabulan bukan persetubuhan. Dan itu terungkap berdasarkan hasil dari visum yang dilakukan pihak medis. “Tersangka melakukan tindak pidana perbuatan cabul dan kekerasan terhadap anak dan penelantaran pasal 76 D jo Pasal 82 atau 76 C pasal 80 atau pasal 76b jo 77b UU RI No.17 tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan hukuman penjara minimal 5 tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara,” tegasnya. (124)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini