Disembur Belerang, Kematian Ikan Kembali Terjadi

picsart 22 08 03 20 14 23 165
PANEN DINI - Petani, saat melakukan panen dini cegah kematian ikan akibat semburan belerang.

Bangli, DENPOST.id

Fenomena semburan belerang kembali terjadi di perairan Danau Batur, Kintamani, Bangli, sejak beberapa hari ini. Semburan ini terjadi di wilayah Desa Songan.

Kondisi ini pun mulai berdampak pada ikan di kuramba jaring apung (KJA) mengalami kematian.

Wayan Wirawan, salah seorang petani ikan di Desa Songan, Rabu (3/8/2022), menyebutkan semburan belerang di Danau Batur mulai terjadi sejak beberapa pekan lalu, di beberapa lokasi. Namun, untuk di Kawasan Desa Songan, semburan mulai terjadi pada, Selasa (2/8/2022). “Meski hanya sebentar, semburan ini mengakibatkan kematian ikan di KJA,” aku Wirawan.

Menurut dia, semburan belerang ini merupakan siklus tahunan, khususnya terjadi antara Agutus dan September. Hanya saja semburan kali ini tak sekeras tahun-tahun sebelumnya, namun tentu membuat petani was-was. “Kalau sebelumnya fenomena ini terjadi di wilayah Desa Kedisan dan Buahan,”ucapnya.

Baca juga :  Emas dan Dompet Raib di Kamar, Bidan Lapor Polisi

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Perikanan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli, I Wayan Agus Wirawan pun membenarkan kondisi tersebut. Kata dia, semburan belerang ini mulai terlihat sejak 9 Juli 2022, di sejumlah tempat. Di mana, pertama kali terlihat di perairan Banjar Dukuh, Desa Abang Batudinding. Dampaknya, 18 ton ikan dikabarkan mati.

Sementara terkait semburan belerang di wilayah Desa Songan, pihaknya mengaku belum mendapatkan laporan data. “Sebelumnya kita bersurat ke petani ikan agar melakukan antisipasi dengan melakukan panen lebih cepat utuk mengantisipasi kerugian akibat fenomena semburan belerang yang kerap terjadi,” ujarnya. (128)

Baca juga :  Satu PDP Diisolasi, Dinkes Lakukan Rapid Test di Selulung

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini