Bupati Serahkan SK Dewan Pengawas Perumda Pasar Mangu Giri Sedana

picsart 22 08 04 14 37 27 047
BADAN PENGAWAS - Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, menyerahkan SK Dewan Pengawas Perumda Pasar Mangu Giri Sedana, Kamis (4/8/2022), di Rumah Jabatan Bupati Badung.

Mangupura, DENPOST.id

Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, didampingi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Badung, Ida Bagus Gede Arjana dan Kepala Bagian Hukum dan HAM Anak Agung Asteya Yudhya, menyerahkan secara simbolis Surat Keputusan (SK) Bupati Badung Nomor 581/01/HK/2022 tentang Pengangkatan Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Mangu Giri Sedana Tahun 2022-202. Penyeraan dilakukan Kamis (4/8/2022) di Rumah Jabatan Bupati Badung.

SK diberikan kepada Ida Bagus Gede Bhuana Putra Manuaba selaku Ketua Dewan Pengawas, I Wayan Suryantara dan Ni Made Setiari selaku anggota dewan pengawas. Dari SK Bupati Badung tersebut, badan pengawas memiliki tugas mengawasi Perusahaan Umum Daerah Pasar Mangu Giri Sedana dan memberikan nasehit kepada Direksi dalam menjalankan kegiatan operasional Perusahaan Umum Daerah Pasar Mangu Giri Sedana.

Baca juga :  Bupati Giri Prasta Akan Lanjutkan Lagi Program PPNSB

Giri Prasta juga menyampaikan terima kasih kepada panitia terutama penyelenggaraan rekrutmen dari Badan Pengawas Perumda Pasar Mangu Giri Sedana Kabupaten Badung. “Hari ini sudah tuntas dan kami sudah memberikan SK sebagai badan pengawas. Selamat bertugas bagi badan pengawas semoga dapat bekerja keras, bekerja cerdas, bekerja ikhlas, dan bekerja tuntas,” tegasnya.

Bupati mengharapkan badan lengawas dapat berperan aktif dalam upaya menjaga stabilitas ekonomi di wilayah Kabupaten Badung dan di Provinsi Bali pada umumnya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dengan mengoptimalkan Controlled Atmosphere Storage (CAS) untuk menyimpan produk pertanian yang akan kembali dijual ke pasar untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat. “Keberadaan CAS ini sebagai komitmen kita di Badung untuk menyediakan kebutuhan pangan masyarakat agar tidak terjadi kenaikan harga dan permainan tengkulak,” ujarnya.

Baca juga :  Sosialisasikan Prokes, Serinah Blusukan ke Pasar Bebandem

Lebih lanjut disampaikan,.saat ini Pasar Beringkit menjadi Pasar Hewan terbesar di Bali. Ketika sekarang muncul penyakit mulut dan kuku (PMK) yang sangat riskan bagi pasar hewan, sehingga harus dilakukan evaluasi. Karenanya Giri Prasta meminta badan pengawas untuk mengambil langkah-langkah konkrit dalam mengatasi penyebaran PMK. (a/115)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini