Atap Sekolah Jebol, Siswa Belajar di Tempat Parkir

picsart 22 08 08 15 16 02 441
JEBOL - Atap bangunan SDN 4 Melaya terlihat jebol.

Negara, DENPOST.id

Kondisi memprihatinkan terlihat di SDN 4 Melaya, Desa Melaya, Jembrana.
Siswa terpaksa belajar di tempat parkir yang dijadikan ruang belajar sementara karena 7 ruangan sekolah rusak parah pada bagian atap.
Dari informasi pada Senin (8/8/2022), sekolah yang berada di Banjar Melaya Krajan, Desa Melaya, Kecamatan Melaya, ini rusak sejak 2005 lalu dan makin parah mulai 2018. Ruang kelas yang berada di sisi barat rusak berat pada bagian atap. 7 ruang kelas semua atapnya sudah tidak ada. Tersisa rangka baja yang sudah berkarat.

Karena sudah tidak ada atap sejak lama, kondisi dalam ruang kelas dipenuhi tanaman liar, atap genting yang hancur berantakan di lantai dan terlihat material bangunan dari reruntuhan tembok.
Meskipun sudah rusak, kadang ada siswa yang masih asik bermain di antara puing bangunan sekolah.

Baca juga :  Trek-trekan di Persil Candikusuma Makan Korban, Dua Orang Tewas

Kepala SDN 4 Melaya, Siluh Putu Ekawati, mengatakan, pada tahun 2018 lalu pihaknya sudah melaporkan kondisi tersebut kepada pengawas dan dinas pendidikan. Menurut Ekawati, awalnya kerusakan ruang kelas hanya sedikit. Karena tidak segera diperbaiki, akhirnya semakin banyak ruang kelas yang rusak.

“Pejabat dari Dinas Pendidikan sudah pernah mendatangi langsung untuk melihat kondisi sekolah. Kami juga sudah menyampaikan kepada pengawas mengenai kondisi sekolah ini,” ungkapnya.

Baca juga :  Hari Ini, Siswa Mulai Belajar Melalui Siaran Televisi

Dijelaskan Ekawati, sekolah yang dipimpinnya memiliki 11 ruangan. Kondisi ruangan yang rusak berat sebanyak 7 ruang kelas, sedangkan empat bangunan lain dalam kondisi rusak sedang dan ringan. Karena kondisi ruang kelas sudah tidak ada yang bisa digunakan, maka ruangan lain di sekolah digunakan untuk ruang kelas.

Akibat keterbatasan ruang kelas tersebut, siswa belajar di tempat parkir yang disulap menjadi ruang kelas. “Siswa yang belajar di tempat parkir yakni kelas 4 dan kelas 6. Siswa lain menggunakan ruang kelas secara bergantian,” terangnya.
Pihak sekolah berharap perbaikan sekolah segera dilakukan.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Jembrana, I Gusti Putu Anom Saputra, mengatakan, pihaknya sudah mengecek kondisi sekolah tersebut.
Usulan perbaikan sekolah tersebut sudah masuk untuk diperbaiki dengan dana alokasi khusus (DAK) dari pusat tahun 2023 mendatang.
Dikatakannya, sekolah ini diprioritaskan untuk diperbaiki. “Kalau urgen nanti diusulkan di APBD. Tapi perubahan sudah jalan. Nanti teknis pelaksanaannya kami koordinasikan lagi,” jelasnya.

Baca juga :  Kaum Perempuan di Jembrana Diharapkan Lebih Diberdayakan

Dikatakan pula, selain SDN 4 Melaya ada sekolah lain yang rusak juga sudah diusulkan perbaikan. Untuk tahun 2023 pihaknya mengusulkan perbaikan 9 SD dan 4 SMP. “Jadi total ada 13 usulan. Termasuk TK Negeri Melaya. Itu berdasarkan penilaian dan prioritas,” pungkasnya. (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini