Polsek Denbar Ungkap Peredaran Coklat Campur Ganja

picsart 22 08 08 15 51 02 971
TUNJUKAN BB - Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Made Hendra Agustina, saat menunjukkan barang bukti (BB) pengedar narkoba.

Padangsambian, DENPOST.id

Aparat Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat (Denbar) membongkar jaringan peredaran ganja jaringan lintas pulau. Yang mengejutkan, selain mengamankan hampir satu kilogram ganja, polisi juga menyita coklat yang dicampur ganja.

Kapolsek Denpasar Barat, Kompol I Made Hendra Agustina, mengaku menangkap seorang pengedar ganja bernama Ricard Fajariadi (26). Pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi pengiriman paket yang diduga ganja melalui jasa pengiriman J&T. “Ganja tersebut dikirim dari Surabaya, Jawa Timur, ke alamat di Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Pondok Purnawira V No. 14, Padangsambian Kelod, Denbar,” katanya, didampingi Kanit Reskrim IPTU Kevin Mario Immanuel, Senin (8/8/2022) sore.

Baca juga :  Sekda: Perpanjangan PPKM Antisipasi Dampak Kenaikan Kasus di Jawa

Kemudian pada Jumat, 5 Agustus 2022 petugas membuntuti paket tersebut ke alamat yang dikirim. Dan paket tersebut diterima oleh tersangka Ricard Fajariadi. “Setelah paket tersebut dibuka berisi ganja yang dimasukan di dalam kotak khusus,” ujar Hendra.

Tersangka Ricard yang diinterogasi mengakui jika peket tersebut itu miliknya yang dikirim oleh kakaknya di Palembang, Sumatra Selatan, berinisial TR. “Kakaknya itu dikatakan merupakan napi di salah satu lapas di Palembang,” beber perwira polisi asal Gianyar ini.

Baca juga :  Jumat, 48 Kasus Positif Covid-19 Denpasar

Hasil pendalaman petugas, ternyata tersangka yang bekerja sebagai satpam rumah kos mewah ini juga membuat ganja dicampur coklat. Caranya, tersangka merendam batang ganja dengan alkohol. Kemudian rendaman itu dimasak dan dicampur coklat. Setelah itu dibekukan kembali. “Pengakuan tersangka coklat ganja itu dikirim ke Palembang. Namun masih kami lakukan pendalaman. Efek coklat ganja itu sama seperti ganja biasa,” ucap Hendra, seraya mengatakan jika kasus ini modus baru.

Baca juga :  De Gadjah Sebut Sosok Ngurah Pong Rendah Hati dan Menginspirasi

Sementara itu, tersangka Ricard mengaku mendapatkan cara membuat coklat dicampur rebusan air ganja dari kakaknya di Palembang. Dia juga mengaku telah mengedarkan ganja sejak 3 tahun lalu. “Saya tidak mengedarkan (ganja coklat) di Bali,” katanya. (124)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini